Jangan Sekadar Cuci Tangan

Merebaknya Corona virus atau yang dinamakan Covid-19 di sejumlah negara di dunia membuat masyarakat resah. Lebih-lebih ketika diumumkan bahwa 2 orang warga Depok Jawa Barat tertular virus tersebut setelah kontak dengan warga negara Jepang.

Dengan begitu, corona virus sudah demikian dekat, bahkan sudah ada di tengah-tengah kita.

Pemerintah mengimbau agar masyarakat tidak panik. Sebab, menurut keterangan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto tidak semua orang bisa tertular corona virus. Imunitas tubuh yang baik serta menjaga prosedur kesehatan yang benar dapat menghindarkan seseorang dari tertular virus tersebut.

Prosedur kesehatan dimaksud, salah satunya adalah selalu mencuci tangan menggunakan sabun. Terlebih apabila setelah melakukan aktivitas di luar rumah. Jangan menyentuh bagian muka sebelum mencuci tangan. Diyakini mencuci tangan dengan sabun lebih mujarab menangkal virus ketimbang memakai masker kemana-mana.

Hal ini, menurut pakar epidemiologi Universitas Indonesia Syahrizal Syarif, karena bakteri dan virus akan hilang saat kita mencuci tangan.

“Cuci tangan adalah bentuk pencegahan indirect, sedangkan masker untuk menghindari kontak langsung (direct),” kata Syahrizal kepada Media di Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Menurut Syahrizal, virus yang punya kapsid atau penyelubung protein akan lepas saat kita mencuci tangan. Atau kalau kapsidnya lemak, akan hancur saat kita cuci tangan.

Dalam Islam, mencuci tangan adalah rutinitas yang dianjurkan. Bahkan setiap Muslim akan melaksanakan salat diwajibkan berwudlu di mana salah satu rukun wudlu adalah mencuci tangan.

Rasulullah Saw dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah, bersabda, “Barangsiapa tertidur dan di tangannya terdapat lemak (kotoran bekas makanan) dan dia belum mencucinya lalu dia tertimpa oleh sesuatu, maka janganlah dia mencela melainkan dirinya sendiri.” (HR. Abu Daud)

Dalam hadits lain dari Abu Hurairah ra, Rasulullah Saw bersabda, “…dan jika seseorang dari kalian bangun dari tidurnya maka hendaklah mencuci kedua (telapak) tangannya sebelum memasukkannya ke dalam bejana tiga kali, maka sesungguh-nya seseorang dari kalian tidak mengetahui ke mana tangannya bermalam.” (HR. Bukhari).

Namun agar efektif menangkal virus, ada teknik mencuci tangan yang dianjurkan. Jadi, bukan sekadar cuci tangan.

Berikut 6 cara cuci tangan yang benar menurut standar WHO:

Pertama, tuang cairan handrub atau sabun pada telapak tangan kemudian usap dan gosok kedua telapak tangan secara lembut dengan arah memutar.

Kedua, usap dan gosok juga kedua punggung tangan secara bergantian.

Ketiga, gosok sela-sela jari tangan hingga bersih.

Keempat, bersihkan ujung jari secara bergantian dengan posisi saling mengunci.

Kelima, gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian.

Keenam, letakkan ujung jari ke telapak tangan kemudian gosok perlahan.

Mencuci tangan bisa menggunakan sabun baik yang cair maupun batangan atau antiseptik lainnya.

Mengingat pentingnya cuci tangan di saat merebaknya Corona virus seperti sekarang ini, Dokter Nahla Shihab memberikan video panduan bagaimana cara mencuci tangan yang benar sesuai standar badan kesehatan dunia WHO, sebagaimana diunggah di akun twitter Narasi TV berikut:

Jadi, mulai sekarang jangan sekadar cuci tangan agar kita semua terlindungi dari tertular virus yang penyebarannya sudah demikian massif ini. Dan yang terpenting lagi, selalu tambatkan qalbu kita kepada Allah, berlindung kepada-Nya, karena Dia-lah sebaik-baik pemberi perlindungan.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...