Connect with us

Daerah

Jagat Arsy; Pondok Pesantren Berbasis Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah

Published

on

Tangerang Selatan, JATMAN Online: Dewasa ini, kita melihat perkembangan pondok pesantren yang begitu pesat. Pesantren tidak hanya berdiri di perkampungan-perkampungan kecil, tetapi juga merambah ke kota-kota besar. Salah satunya adalah Pondok Pesantren Peradaban Dunia Jagat Arsy’ yang terletak di Komplek Nusa Loka BSD, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Pondok Pesantren Jagat Arsy adalah salah satu pesantren yang berbasis pada Thariqah Qadiriyah Wa Naqsabandiyah (TQN) dengan Wali Mursyid TQN Pondok Pesantren Suryalaya, Hadratussyeikh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul al-Qadiri an Naqsyabandi. Pesantren ini didirikan oleh KH. Budi Rahman Hakim, MSW, BSW. (Abah Jagat) dan Nyai Siti Amaniah (Ambu Jagat) pada tahun 2009, diawali dengan pendidikan informal diniyah di Masjid Sirrul ‘Arsy yang kini menjadi bagian dari Pondok Pesantren.

Sebelum pesantren ini berdiri, Abah dan Ambu Jagat kerap mengikuti kegiatan zikir dan wirid TQN di Pondok Pesantren Suryalaya. Kemudian keduanya merasa mendapat manfaat yang signifikan dari amalan-amalan tersebut yang dapat memperbaiki kualitas kehidupan secara rohani dan mempertinggi nilai kemanusiaan. Sehingga dengan adanya Pondok Pesantren Jagat Arsy, Abah dan Ambu Jagat berharap manfaat yang dirasakan selama ini dapat dirasakan pula oleh banyak orang.

Sebagaimana pesantren pada umumnya, Jagat Arsy menerapkan kurikulum seperti pengajaran Al-Qur`an dan kitab kuning, pengajaran penggunaan Bahasa Arab dan Inggris, pengembangan bakat siswa, pengembangan ketrampilan vokasional, field trip dan lain-lain. Namun yang paling diunggulkan adalah karena berbasis pada ketarekatan, Jagat Arsy sangat mengutamakan perbaikan akhlak melalui bimbingan riyadhah atau bimbingan rohani Thariqah Qadiriyyah Naqsyabandiyyah (TQN). Kegiatan riyadhah ini dilakukan pada waktu-waktu tertentu sesuai arahan mursyid.

Selain kegiatan harian, Jagat Arsy juga rutin mengadakan kegiatan bulanan yang dibuka untuk umum, yaitu khidmah ilmiyyah manaqib yang dilaksanakan Hari Sabtu pada minggu kedua setiap bulannya. Kegiatan ini berisi pembacaan al Quran dan shalawat, pembacaan tanbih, pembacaan tawasul, pembacaan manqabah, tabarruk kitab fadho dan khidmah ilmiyyah yang kemudian ditutup dengan pembacaan shalawat bani hasyim sebanyak tiga kali dan shalawat badriyyah.

Selain menanamkan nilai-nilai thariqah pada generasi muda, keberadaan Pondok Pesantren Jagat Arsy juga memperkuat eksistensinya sebagai bagian dari JATMAN Idarah Wustho Provinsi Banten. Abah Jagat menganggap bahwa JATMAN lebih dari sekedar organisasi, terlebih dengan adanya sosok Habib Luthfi yang begitu mengayomi dan menjadi bapak bagi para pecinta kesucian jiwa. Sejatinya JATMAN adalah pengikat spiritual. Ia juga menyampaikan bahwa JATMAN tidak boleh diurus oleh orang yang punya kepentingan politik, kepentingan pribadi dan harus pengamal thariqah yang sesungguhnya serta menjaga kesucian jiwa dan menjunjung tinggi adab. Karena thariqah itu tata kerama. Menurutnya, Saat ini dunia pendidikan semua berbicara tentang character building sebagai penyumbang terbesar terhadap kesuksesan serta pembentukan akhlak pada anak dan itu semua ada dalam thariqah khususnya yang bernaung di bawah JATMAN.

Berita

Gus Ulil Abshar Melalui Ghazalia College Akan Dirikan Pesantren

Published

on

Jakarta, JATMAN Online – Pengampu Ngaji Tasawuf Kitab Ihya’ Online KH Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil) menyampaikan bahwa dirinya akan mendirikan pesantren dalam bentuk fisik. Sebab, selama lima tahun terakhir ini Ngaji Ihya’ dan karya-karya Imam Ghazali yang lain berlangsung di bawah naungan Ghazalia College berlangsung secara virtual.

“Dalam waktu dekat, Ghazalia College akan membangun sebuah padepokan atau pesantren yang nyata di bumi. Sudah ada tanah seluas 1.000 meter persegi yang sedang saya incar di kawasan Pondokgede, Bekasi, Jawa Barat seharga 6,5 M (miliar rupiah),” tulis Gus Ulil di akun facebooknya, pada Sabtu (30/7) sore.

Hal ini merupakan rencana Gus Ulil yang sekaligus diniatkan untuk Tabarrukan dengan Tahun Baru 1444 Hijriah. Terkait nominal harga tanah tersebut, Gus Ulil pun mengaku belum tahu cara mendapatkan uang sebanyak itu. Namun, ia memiliki tekad untuk mewujudkan impian itu.

“Saya bersama dengan beberapa tim Ghazalia College sudah bertekad untuk merealisasikan rencana ini. Sudah saatnya Ghazalia College punya rumah sendiri di bumi, tidak melayang-layang terus di awan,” kata Gus Ulil.

Cendekiawan muslim yang besar di Pondok Pesantren Mathali’ul Falah, Kajen, Pati, Jawa Tengah ini juga memohon dukungan dari seluruh santri dan simpatisan yang selama ini mengikuti pengajian secara online. “Minimal adalah dukungan berupa wirid atau doa”, ujarnya.

Ia juga telah meminta restu dari mertuanya yang merupakan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus). Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang itu kemudian mengijazahi sebuah amalan atau wirid untuk mendukung agar rencana ini terwujud.

“Membaca istighfar Astaghfirullahal ’Adzim minimal seratus kali setiap hari dan ditambah dengan shalawat semampunya dan sebanyak-banyaknya,” ucapnya.

Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) PBNU ini menekankan bhwa dengan membaca wirid tersebut, sudah sangat membantu mewujudkan pembangunan Pesantren Ghazalia College.

“Semoga rencana di awal tahun baru Hijriah ini mendapatkan keberkahan dan kemudahan. Aamiin,” ungkapnya.

Continue Reading

Berita

Habib Luthfi Hadiri Cirebon Bershalawat, Ingatkan Pentingnya Sejarah

Published

on

Cirebon, JATMAN Online – Rais ‘Aam Jam’iyyah Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an Nahdliyyah (JATMAN) Habib Luthfi bin Yahya menghadiri acara Cirebon Bershalawat dalam rangka Hari Jadi ke-653 Cirebon dan Haul Syekh Syarif Hidayatullah ke-469 di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (28/7) malam.

Habib Luthfi dalam tausyiahnya mengatakan kepada masyarakat Kota Cirebon jangan melupakan sejarah. Terutama sejarah perjuangan para wali yang menyebarkan ajaran Islam hingga pendiri bangsa di era kolonial yang memperjuangkan kemerdekaan RI.

Pasalnya, menurut Habib Luthfi, sejarah merupakan pondasi yang sangat penting bagi suatu bangsa demi mejaga kesatuan dan persatuan.

“Kalau melupakan sejarah, bisa repot. Orang akan luar biasa, karena tidak lepas dari sejarah,” kata Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI itu.

Ketua Forum Sufi Dunia tersebut menjelaskan melalui sejarah selain mengenang dan mengenal bagaimana perjuangan para pendahulu juga menjadi upaya untuk meneladani keluhurannya.

“Jika masyarakat mengerti dan menghargai sejarah maka bangsanya menjadi kuat serta persatuannya tidak mudah goyah. Karena mereka memahami betul karakter bangsanya, apalagi oleh berita hoaks yang sekarang banyak beredar,” ujarnya.

Habib Luthfi juga meminta masyarakat tidak saling ribut dengan sesama anak bangsa. Konflik semacam itu justru hanya membuat Indonesia mengalami kemunduran.

Padahal, negara lain sudah jauh melangkah, tetapi Indonesia hanya jalan di tempat jika warga negaranya sibuk hanya disebabkan berita hoaks.

“Hoaks itu dari dulu sudah ada, jadi harus diwaspadai, jangan kaget. Kita tidak boleh terpedaya berita hoaks, tetap jaga persatuan Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis, menyampaikan ucapan syukur karena Cirebon Bersholawat disambut antusiasme warga Kota Cirebon dan sekitarnya.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-653 Cirebon dan Haul ke-469 Sunan Gunung Jati,” ujar Nashrudin Azis.

Ia juga berharap, kegiatan Cirebon Bershalawat membawa keberkahan untuk Kota Cirebon.

“Semoga lantunan salawat yang kita sampaikan kepada Rasulullah SAW dapat membuka pintu keberkahan sehingga Kota Cirebon dapat menjadi wilayah yang gemah ripah loh jinawi sebagaimana yang selama ini kita dambakan,” tuturnya.

KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengajak masyarakat Cirebon untuk tetap bergotong royong dan saling membantu dalam memulihkan perekonomian pasca Covid-19.

“Tema atau tagline Ngobeng Yuh dapat membangkitkan semangat gotong royong bagi masyarakat Kota Cirebon dan sekitarnya membangkitkan kembali perekonomian pasca Covid-19,” ungkapnya.

Continue Reading

Berita

JATMAN Resmikan Ureka Mart ke 11 di Ponpes Thoriqoh Bahrul Musyahadah

Published

on

OKU Timur, JATMAN Online – Ureka Mart ke-11 kembali diresmikan di Pondok di Pondok Pesantren Thoriqoh Bahrul Musyahadah di OKU Timur, Sumatera Selatan, pada Selasa (25/07).

Dalam peresmian tersebut hadir Mudir Tsani Jam’iyyah Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an Nahdliyyah (JATMAN) Aman Subagio, Pimpinan Pondok Pesantren KH Cholil, Ketua Pengurus Harian Pondok Pesantren H. Misnadi, Pengurus Idarah Wustho JATMAN Sumatera Selatan H. Mas’ud, Camat Semendawai Timur Sandra Bakti, Anggota DPRD, Lurah Semendawai Timur, Pimpinan Bank Mandiri OKU Timur dan Indogrosir Palembang.

Direktur Utama PT Ureka Indonesia Trie Handayani menyampaikan ucapan selamat telah resmi dibukanya Ureka Mart.

“Selamat atas dibukanya Ureka Mart di Pesantren Thoriqoh Bahrul Musyahadah, semoga berkah dan mampu menjaga nama baik Maulana Habib Lutfi bin Ali bin Yahya selaku inisiator program baik ini,” ujar Trie Handayani yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Bidang Ekonomi & Wirausaha Dewan Masjid Indonesia (DMI) Tangerang Selatan.

Ketua Bidang Pelatihan dan Peningkatan Kompetensi Pengurus Lembaga Pendamping Proses Produksi Halal (LP3H) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) periode 2022 – 2025 ini menjelaskan mengenai Ureka Mart untuk kemandirian umat khususnya Pesantren.

“Ureka Mart adalah bentuk nyata Kemandirian Ekonomi di Pesantren dan tempat yang tepat untuk Pemberdayaan Santri menjadi Santripreneur yang tidak hanya juara beribadah namun juga kelak juara berbisnis,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Semendawai Timur Sandra Bakti menyampaikan akan selalu mendukung program-program pesantren.

“Kami mendukung penuh program yang sangat memperhatikan Pesantren ini. Harapannya tidak hanya di OKU Timur, namun juga di Pesantren Pesantren yang memerlukan perhatian PT Ureka Indonesia,” ujarnya.

Melalui sambutannya, Mudir Tsani Idaroh Aliyah JATMAN Aman Subagio menyampaikan salam dari Maulana Habib Lutfi bin Yahya kepada para pengurus dan para santri di Pesantren Thoriqoh Bahrul Musyahadah.

“Agar berkomitmen penuh menggerakkan roda ekonomi umat khususnya Pesantren,” ungkapnya.

Diketahui, Ureka Mart merupakan unit usaha Idaroh Aliyah JATMAN. Nama Ureka sendiri merupakan singkatan dari Umat Rejaning Karyo. Usaha ini mengembangkan warung modern atau koperasi. Ureka Mart yang bekerjasama dengan pesantren-pesantren di Indonesia di bawah naungan PT Ureka Indonesia serta Bank Mandiri dan Indogrosir.

Continue Reading

Facebook

Arsip

Trending