Interview Kethariqahan, PK MATAN IAIN Cirebon Kembali Gelar Kajian Tasawuf

CIREBON – Untuk memperdalam pengamalan tasawuf, PK MATAN Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Cirebon kembali menggelar “Ngobrol Sufi; Kajian Tasawuf Dzikir Lan Shalawat” pada Selasa (5/11) di samping Fakultas Ushuludin Adam dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kajian yang diadakan usai shalat Dzuhur ini bertemakan “Interview tentang Kethariqahan” dengan menghadirkan Kang Imamuddin Nafrudlawam, S. Q. sebagai pembicara utama dan Mba Yusi selaku moderator.

Kang Imamuddin, Ketua PC MATAN kota Cirebon menuturkan bahwa, tarekat yang berkembang di Indonesia bahkan dunia bukan hanya satu tarekat, melainkan bermacam-macam. Di Indonesia sendiri ada asosiasi pengamal tarekat mu’tabarah di bawah Nahdlatul Ulama yaitu JATMAN (Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah).

Namun, dari sekian banyak tarekat ada amalan dzikir atau wirid yang bisa dikatakan sama antar tarekat satu dengan lainnya.

“Banyak macam thariqah, tapi dari banyaknya itu pasti amalan dzikirnya tidak lepas dari Istighfar, Tahlil dan Shalawat,” ucap Kang Imamuddin.

Di hadapan mahasiswa dan mahasiswi IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kang Imamuddin juga menyampaikan bagaimana cara memunculkan kecintaan kepada Mursyid.

“Perbanyaklah mengingat guru Mursyid, selalu berhusnudzan kepadanya, serta perbanyak pula bertawasul kepada beliau,” pungkasnya. (eep)

Komentar
Loading...