Ini Yang Bisa Kamu Lakukan Saat Masuk Bulan Rajab

Bulan Rajab adalah salah satu bulan haram, selain Dzulqa’dah, Dzulhijjah dan Muharram. Allah telah memilih bulan-bulan tersebut untuk dihormati dan dimuliakan. Lalu apa yang bisa kita lakukan saat masuk bulan Rajab.

Pertama, berdoa minta keberkahan

Dalam riwayat Nabi saat memasuki bulan Rajab beliau berdoa. “Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab, dan Sya’ban. Berkahi pula kami di bulan Ramadhan.”. Berdoa akan memunculkan harapan dan mendekatkan hati untuk dekat dengan Allah Swt. Memohon agar diberi keberkahan, panjang umur serta bisa memaksimalkan hari-hari dengan penuh kebaikan. Karena doa di bulan Rajab juga merupakan waktu mustajab.

Kedua, menghindar dari berbuat dzalim

Berbuat dzalim dilarang di setiap waktu. Namun, khusus bulan haram lebih ada penekanan. Dengan menghindari kedzaliman termasuk kepada diri sendiri, maka hubunganmu dengan diri sendiri, keluarga, lingkungan serta dengan Sang Pencipta kian harmonis.

Bulan ini sebagai latihan untuk menghindari aneka kemaksiatan dan dosa. Kamu juga dilarang bertengkar dan melakukan peperangan di bulan ini. Ini dimaksudkan untuk menjaga kehormatan bulan haram.

Ketiga, memperbanyak istighfar

Memperbanyak istighfar akan membersihkan diri dari dosa, sekaligus memunculkan optimisme dan harapan. Bulan Rajab disebut juga sebagai bulan taubat. Banyak istighfar yang disusun oleh ulama untuk diamalkan. Kamu juga bisa baca sayyidul istighfar.

Bulan ini lebih melatih kamu untuk introspeksi diri, memperbaiki diri, serta banyak mengingat Allah Swt. Bukan hanya istighar, kamu juga bisa memperbanyak tasbih, tahmid, tahlil dan dzikir lainnya.

Foto: umroh.com.
Keempat, memperbanyak amalan sunah dan ketaatan

Bulan haram adalah bulan yang mulia dan penuh berkah. Sebagaimana besarnya penghormatan pada bulan Rajab ini, maka perbuatan baik ataupun buruk bisa dilipatgandakan ganjarannya. Kamu bisa mengisi hari-harinya dengan banyak melakukan ibadah sunah seperti bersedekah, membaca Al Qur’an, bershalawat dan banyak berdzikir.

Kamu juga bisa berpuasa, karena setelah Ramadhan bulan yang paling baik untuk berpuasa adalah bulan haram. Selain itu banyaklah berbuat kebajikan kepada orang lain agar mendidik dan melatih diri konsisten menjadi orang baik. Banyak juga amalan yang disusun ulama yang bisa kamu amalkan untuk mendekatkan diri pada Allah Swt.

Kelima, mempersiapkan diri meraih Lailatul qadar

Untuk memperoleh malam yang lebih baik dari seribu bulan ini, kamu bisa menempa diri sejak bulan Rajab. Dengan menghindari kemaksiatan, menambah ketaatan dan banyak melakukan kebajikan, kamu jadi terbiasa saat nanti memasuki bulan Ramadhan. Dengan begitu, potensi kemungkinan untuk memperoleh malam Lailatul Qadar jadi lebih besar.

Namun yang lebih penting dari itu semua adalah adanya perubahan diri yang lebih baik melalui proses pembiasaan positif secara bijak, bertahap dan konsisten dari waktu ke waktu.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...