Ini Bedanya Penghormatan Sujud Kepada Nabi Adam dan Penghormatan kepada Nabi Muhammad Saw

0

JAKARTA – Abuya Prof. Dr. Sayyid Muhammad bin ‘Alawi al Maliki (1944 – 2004) menjelaskan perbedaan antara perintah sujud kepada nabi Adam as dan perintah bershalawat kepada nabi Muhammad saw. Perbedaan itu bisa dilihat dengan membandingkan ayat yang berbicara tentang kedua perintah tersebut.

Abuya menukil ucapan Imam as Syafi’i secara makna, yang menyatakan bahwa ayat ini (QS. al Ahzab ayat 56) menunjukkan kedudukan dan derajat nabi Muhammad saw yang lebih tinggi dari kedudukan nabi Adam as. Hal tersebut bisa dilihat dari: “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. al Ahzab: 56).

Pertama perintah sujud sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Adam as hanya berlaku sekali dan perintah sujud hanya ditujukan kepada para malaikat-Nya berbeda dengan perintah bershalawat. Sedangkan dalam surat al Ahzab ayat 56 disebutkan dipilih kata yushallun (bershalawat) berbentuk kata kerja dalam fiil mudhari’ bukan kata shalla (bershalawat) berbentuk kata kerja dalam fi’il madhi. Fiil Mudhari’ dalam kaidah tata bahasa Arab memiliki faidah kandungan makna terus menerus, langgeng dan konsisten serta adanya pembaruan.

Kedua, perintah sujud kepada Nabi Adam sejatinya adalah ujian atau imtihan, itu sebabnya iblis gagal dalam ujian tersebut. Berbeda dengan perintah bershalawat kepada Nabi Muhammad saw yang didahului dengan pernyataan bahwa Allah dan para malaikat-Nya senantiasa bershalawat kepada Nabi Muhammad saw. Ini adalah bentuk ikraman wa ihsanan. Allah memuliakan, memperindahnya serta mengagungkan nabi Muhammad saw. (eep)

Comments
Loading...