Ini 6 Hal yang Wajib Kamu Miliki Dalam Belajar

Setiap muslim wajib hukumnya untuk belajar dan menuntut ilmu. Sedangkan untuk berhasil menuntut ilmu ada syarat yang mesti kamu ketahui. Berikut 6 hal yang harus kamu perhatikan dalam menuntut ilmu.

Kecerdasan
Foto: Shutterstock.

Allah telah membekali setiap orang kecerdasan. Walau bisa jadi tingkat dan model kecerdasannya bisa berbeda satu dengan lainnya. Allah telah memberi modal kecerdasan kepada kamu. Maka untuk mensyukurinya kamu perlu manfaatkan kecerdasan itu untuk belajar sebaik-baiknya.

Kemauan Kuat

Untuk belajar kamu mesti memiliki ambisi dan rakus terhadap ilmu pengetahuan. Kemauan kuat ini akan mendorong kamu untuk terus menerus (istimrar) belajar dan mengulang pelajaran (mudzakarah) dan membahasnya. Karena hidupnya ilmu dengan mudzakarah atau banyaknya pengulangan. Rakuslah dalam membaca buku, mengikuti pelajaran, menghafal. Bahkan rakus dalam mengajar dan membuat karya. Kamu mesti terus menerus menuntut ilmu. Tanpa adanya rakus dan kemauan kuat akan banyak kebaikan yang hilang darimu.

Foto: incimages.com.

Suatu waktu, Imam Bukhari ditanya tentang rahasia hafalannya. Ia menjawab, “dengan banyak dan konsisten (mudawamah) melihat kitab-kitab”. Artinya selalu melihat kitab dan mengulang-ulanginya. Itulah rahasia kenapa Imam Bukhari memiliki hafalan yang kuat dan diakui oleh siapapun.

Usaha yang Kuat

Belajar perlu perjuangan dan usaha yang kuat. Imam nawawi misalnya, setiap hari beliau selalu mempelajari 12 cabang ilmu. Beliau mengerahkan tenaganya untuk belajar. Beliau seringkali tidur dalam keadaan duduk kemudian terbangun dan lanjut belajar. Beliau pernah tidak tidur dalam keadaan terlentang selama dua tahun.

Foto: heysigmund.com.

Hari-harinya dihabiskan untuk menyusun Mazhab Syafi’i Tahdzibul Asma’ wal Lughat. Menyusun Syarah Shahih Muslim, Al Majmu’, Al Raudhah, Al Minhaj dan masih banyak lagi. Beliau banyak berpuasa. Tubuh beliau kurus sekali. Beliau hidup sebentar tetapi banyak memberikan kontribusi yang besar. Ilmunya memenuhi dunia dengan tahqiq, tadqiq, tarqiq, tanmiq, tadzwiq. Beliau memilih untuk melajang daripada menikah demi fokus untuk ilmu.

Kecukupan Biaya

Maksudnya kamu perlu totalitas dalam belajar. Jadi tidak dengan sibuk mencari uang. Disinilah pentingnya beasiswa atau ada yang menanggung biaya belajar kamu. Sehingga kamu hanya fokus dan memberi totalitas untuk ilmu. Tanpa totalitas kamu tidak akan berhasil menuntut ilmu. Kecukupan disini agar kamu all out dalam menuntut ilmu dan belajar.

Foto: kunm.org.

“Berikanlah jiwa ragamu totalitas untuk ilmu. Maka ilmu akan memberikan sebagiannya untukmu,” kata Syekh Ali Jum’ah dalam video.

Bimbingan Ustadz
Foto: Shutterstock.

Untuk belajar dengan benar harus ada guru. Tidak boleh hanya membaca dari buku. Syekh Ali Jum’ah mengatakan bahwa ilmu sejatinya memiliki 5 rukun, pelajar, guru, manhaj, kitab dan atmosfer keilmuan yakni masa yang panjang.

Masa yang Panjang

Memperoleh ilmu membutuhkan proses yang panjang. Sehingga janganlah terburu-buru dalam menuntut ilmu. Jangan ikuti bujukan yang menawarkan menguasai suatu ilmu dalam beberapa hari dan lain sebagainya. Tidak ada ilmu yang diperoleh secara instan. Karena hal itu bisa membahayakan.

Foto: ytimg.com.

Atmosfer dalam belajar, satu waktu kamu berhasil, satu waktu kamu gagal. Kali waktu kamu sehat dan kali waktu kamu sakit itulah perubahan atmosfer dalam belajar. Proses belajar yang mesti dialami oleh setiap penuntut ilmu.

Dengan 6 hal inilah maka kamu akan memperoleh ilmu yang benar. Dengan berproses dan mengikuti arahan guru. Insya Allah akan diperoleh ilmu yang bermanfaat dan berkah.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...