Ingin Lebih Dikenal, PC MATAN Pinrang Sosialisasi Tarekat di Masjid

0

PINRANG – Tahun baru 1 Muharram 1441 H menjadi semangat baru bagi PC MATAN Pinrang untuk terus mengajak masyarakat bertarekat. Pada Jum’at (6/9) lalu PC MATAN Pinrang menggelar Ta’aruf MATAN sebagai bentuk sosialisasi langsung ke masyarakat.

“Acara yang diadakan di masjid Besar Taqwa Jampue, Pinrang, Sulawesi Selatan ini dalam rangka sosialisasi tarekat dan pengenalan MATAN ke tengah masyarakat,” ungkap Hardianto kepada JATMAN Online.

Puluhan jamaah usai shalat Jum’at menyimak dengan seksama apa yang disampaikan oleh Ketua PC MATAN Pinrang tersebut. Hardianto didampingi sejumlah pengurus dari para pengamal tarekat diantaranya dari tarekat Alawiyah, tarekat Muhammadiyah (lebih masyhur dikenal dengan tarekat Ahmadiyah Idrisiyah atau Sanusiyah) dan tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al Makassari.

Adapun poin-poin penting yang disosialisasikan, diantaranya, pertama ialah memperkenalkan pendiri MATAN yaitu Habib Luthfi bin Yahya yang juga pimpinan ulama sufi dunia, lalu Ketua PP MATAN Dr. Hamdani Muin, Lc., MA, dan Ketua PW MATAN Sulsel, Dr. Mahmud Suyuti, M.Ag.

Kedua, MATAN ialah organisasi mahasiswa pengamal tarekat yang fokus pada kualitas pengembangan diri dengan memperbanyak dzikir, tafakkur, memiliki performa kerja terbaik dalam beramal ahsanu ‘amala (Ihsan) serta berprestasi sesuai potensi dan kemampuan di bidangnya.

Selain itu, sosialisasi ini juga menegaskan bahwa tarekat yang diperkenalkan dalam MATAN ini berbeda dengan tarekat yang dikenal masyarakat di Kab. Pinrang yang tidak memiliki sanad. Hardianto menekankan, bahwa Tarekat yang diamalkan MATAN ialah tarekat yang memiliki sanad keilmuan sampai Rasulullah saw.

Ketiga, masyarakat diharapkan melalui sosialisasi ini bisa menyadari, bahwa keberadaan MATAN telah mendapatkan restu dan dukungan dari tokoh ulama, akademisi dan petinggi ulama DDI (Dar ad Da’wah wal Irsyad).

Seperti pada Suluk MATAN I, MATAN mendapat restu langsung dari Prof. Dr. H. Abdul Rahim Arsyad, MA. selaku Direktur PPs IAIN Parepare dan pengasuh Ponpes DDI Lil Banat Parepare. Lalu pada penyelenggaraan Suluk MATAN II juga memperoleh dukungan penuh dari Drs. KH. Lukmanul Hakim, Lc selaku Pengasuh Ponpes Mazra’atul Akhirah Kab. Pinrang.

Dalam kesempatan itu disampaikan bahwa ulama Sulsel sejak lama telah mengamalkan tarekat. Para ulama yang mukim dan mengaji di Mekkah tersebut bukan hanya memperoleh sanad keilmuan tapi sekaligus mendapatkan sanad thariqah yang bersambung silsilahnya sampai kepada nabi Muhammad saw.

Kegiatan ta’aruf MATAN atau sosialisasi ini, diadakan dalam rangkaian kegiatan ziarah makam penyebar Islam dan Tamasya Masjid Tua Napak sebagai Napak tilas perjuangan ulama. (eep)

Comments
Loading...