HBH: Mursyid Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah Kunjungi Zawiyah Karawang

0

KARAWANG – Halal Bi Halal dan Silaturahim, Mursyid Tarekat Naqsyabandiyyah Khalidiyah MR. HS. Kiyai Muhammad Irfa’i Nachrawi an-Naqsyabandi al-Hajj, QS kunjungi Zawiyah Karawang tepatnya di PP. Al Ikhlas Tanjung Mekar-Karawang pada Ahad (16/6).

Abah Irfa’i datang dengan rombongan dari PP. Kasepuhan Qasrul Arifin Atas Angin, Kampung Sarok, Ciamis yang diasuhnya beserta putra-putri dan cucu beliau. Beliau menemui jamaah Majelis Ta’lim Zawiyyah Karawang dari MT. Al-Mujaddadiyah dan MT. Al-Athoriyah.

“Acara tersebut diadakan berbarengan dengan acara Walimah ‘Urusy, Intan Marhumah, S.TH.I dengan Imam Zakaria, A.MD. Intan adalah putri dari alm. H. Syamsi Dhuha. Sesepuh Jamaah Karawang,” ungkap Zaki Mubarak salah seorang murid Kiai Irfa’i an Naqsyabandi.

Dalam momen silaturahim tersebut, Dewan Khas Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MDHW) mengingatkan bahwa pentingnya menjaga kesadaran diri agar tidak berbuat yang menyimpang. Apabila kita banyak melantur maka citra diri menjadi tidak jelas. “Kita rapuh itu karena sering ngelantur,” ucap beliau.

Lebih lanjut, Mustasyar PCNU Ciamis menuturkan bahwa semua pengaruh positif itu dari Allah. Sedangkan pengaruh yang negatif berasal dari setan.

Apabila dinasihati dalam hal benar lalu mau menerima, menyadari dan bersyukur, maka inilah dari Allah. Namun bila dinasihati justru menjadi marah, mutung (ngambek), tidak terima. Inilah yang dari setan.

“Berlatihlah menahan diri agar potensi dalam diri muncul. Kalau selalu mengedepankan keinginan diri, maka potensi akan terkubur oleh keinginan-keinginan diri (syahwat),” jelasnya lagi.

Beliau juga menekankan bahwa hanya ridha Allah yang dicari, dan kita bisa merasakan kenikmatan hidup itu dengan jalan Islam.

“Saat kita ada uang atau tidak maka kita bisa tetap senang (bersyukur). Disitu akan ada keajaiban,” pungkasnya. (eep)

Comments
Loading...