Harlah NU ke-96, PBNU Instruksikan Istighatsah Kubra Serentak

0

JAKARTA – Dalam rangka menyambut Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-96 tahun, yang bertepatan dengan 16 Rajab 1440 H PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) menginstruksikan kepada PWNU (Pengurus Wilayah NU), PCNU (Pengurus Cabang NU) di seluruh Indonesia dan PCINU (Pengurus Cabang Istimewa NU) di 36 negara untuk menyelenggarakan Istighatsah Kubra Serentak pada Sabtu, 16 Rajab 1440 H / 23 Maret 2019 mulai pukul 06.00 waktu setempat hingga selesai di daerahnya masing-masing.

“Dalam Harlah hijriah Nahdlatul Ulama sebagai ungkapan rasa syukur (tasyakkur) kepada Allah SWT maka kita akan menyelenggarakan istightasah kubra, tahlil dan pembacaan shalawat,” ucap salah seorang Ketua PBNU Robikin Emhas, SH, M.H dalam video yang diupload NU Channel (20/3).

Dalam himbauannya tersebut, Robikin berharap semakin tua umur Nahdlatul Ulama, maka kiprah An Nahdliyyah bisa dirasakan di seluruh penjuru dunia, untuk menciptakan perdamaian dunia yang abadi mewujudkan masyarakat yang sejahtera secara ekonomi, serta terciptanya tata kehidupan yang adil.

Robikin menyebut, bahwa Harlah kali ini insyaAllah akan diikuti oleh 10.982.710, dengan rincian 8.982.710 orang yang akan dikoordinasikan PWNU, PCNU dan PCINU, sementara kalangan pesantren sekitar dua jutaan.

Ia mengungkapkan, mengapa acara istighatsah tidak dikonsentrasikan di satu tempat? Ketua PBNU bidang Hukum, HAM dan Perundang-undangan tersebut memandang bahwa syiar itu penting tetapi keperluan syiar tidak boleh menyebabkan mafsadat dan mengalahkan kemaslahatan. Sebagaimana kaidah yang sudah sangat dikenal darul mafasid muqaddamun ‘ala jalbil mashalih. Langkah itu diambil untuk menghindari mafsadat yang bisa saja timbul.

“Walaupun kegiatan istighatsah tersebut tidak terkonsentrasi di satu tempat, insya Allah syiarnya tetap bergaung tanpa mengganggu ketertiban umum dan tidak akan mengganggu masyarakat banyak,” tuturnya.

“Selamat ber-Harlah untuk warga Nahdlatul Ulama,” tutupnya.

Adapun untuk agenda kegiatan peringatan Harlah NU, berdasarkan surat bertanggal 14 Maret 2019/7 Rajab 1440 H yang bernomor 3468/C.I.34/03/2019, terdiri dari 3 kegiatan. Pertama Istightsah Kubra, kedua, tahlil dan ketiga, pembacaan shalawat asyghil. Sedangkan untuk pelaksanaannya agar melibatkan Lembaga dan Badan Otonom NU serta kalangan pondok pesantren dan warga Nahdlatul Ulama.

Selanjutnya, dalam surat tersebut yang juga ditandatangani oleh Rais Aam PBNU (KH. Miftahul Akhyar), Ketua Umum PBNU (Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA), tempat pelaksanaan akan dipusatkan di masjid, mushalla, pesantren dan atau tempat terbuka yang memadai di daerah masing-masing. (Eep)

Comments
Loading...