Hari Arafah

Hari Arafah merupakan hari kesembilan pada bulan Dzulhijjah, bulan terakhir (ke-12) dalam kalender Islam atau Hijriah. Tahun ini, 2020 atau 1441 Hijriah Hari Arafah diperkirakan dilaksanakan pada 30 Juli 2020.

Hari Arafah adalah puncak pelaksanaan ritual ibadah haji, jatuh pada hari kedua setelah ritual ibadah haji dimulai. Umat Muslim meyakini Hari Arafah adalah hari terbaik sepanjang tahun.

Pada hari tersebut seluruh jemaah haji berkumpul untuk melakukan wukuf (berdiam diri) di padang gurun Arafah di Mekah, Arab Saudi. Mereka memanjatkan doa-doa, memohon pengampunan kepada Allah Swt.

Hari Arafah mempunyai makna tersendiri bagi umat Muslim. Di sampai sebagai puncak pelaksanaan ibadah yang merupakan rukun Islam kelima, hari itu juga dikenal sebagai hari di mana jutaan dosa umat Muslim diampuni oleh Allah.

Hari Arafah juga dikenal sebagai hari di mana Allah Swt menyempurnakan agama Islam, sebagaimana disebutkan dalam firman Allah Swt, Surah al-Maidah ayat 3. Di beberapa negara di Timur Tengah, seperti di Uni Emirat Arab (UEA), Hari Arafah merupakan hari libur nasional.

Sejarah

Hari Arafah memiliki nilai historis yang sangat mendalam bagi umat Islam, terutama karena pada hari tersebut Nabi Muhammad Saw menyampaikan khutbah perpisahan (khutbah wada’) di Gunung Arafah kepada umatnya, saat beliau menunaikan ibadah haji menjelang akhir hayatnya.

Pada hari itu juga, ketika Nabi Saw berdiri di padang Arafah, surah Al-Maidah ayat 3 diturunkan kepada beliau Saw, dan menandai wahyu terakhir yang diturunkan.

“Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (QS. Al-Maidah, ayat 3).

Hari Arafah juga disebut sebagai hari “Kebebasan dari Api”, yakni kebebasan dari api neraka.

Dari Jabir RA, Rasulullah Saw bersabda, “Jika hari Arafah tiba, Allah Swt turun ke langit dunia dan berfirman kepada para malaikat, ‘Lihatkan kepada para hamba-Ku, mereka datang kepada-Ku dengan bersusah payah, mereka datang dari berbagai penjuru yang jauh. Saksikanlah! Bahwa Aku telah mengampuni dosa-dosa mereka.’

Para Malaikat berkata, ‘Wahai Tuhanku, (di antara manusia itu) ada lelaki yang senantiasa mensucikan-Mu, mengagungkan-Mu dan lain sebagainya.’ Allah Swt berfirman, ‘Aku telah ampuni dosa-dosa mereka.’ Rasulullah Saw bersabda, ‘Maka sungguh tiada hari yang lebih besar pembebasannya dari api neraka daripada hari Arafah,'” (HR. Ibnu Huzaimah).

Oleh karena itu, disunahkan bagi kaum Muslim yang tidak berhaji untuk melakukan puasa Hari Arafah.

Dari Abu Qatadah bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Puasa Arafah dapat menghapus dosa-dosa yang telah lalu dan dosa tahun depan,” (HR. Ibnu Huzaimah).

Nabi Saw menekankan pentingnya wukuf di Arafah sebagai bagian penting dari ibadah haji.

Abdurrahman bin Ya’mar meriwayatkan bahwasanya sekelompok orang dari suku Najd mendatangi Rasulullah Saw pada saat beliau berada di Arafah.

Kemudian mereka bertanya kepada beliau, sehingga Rasulullah Saw memerintahkan mereka seraya menyeru, “Haji adalah (hadir) di Arafah,” (HR. Tirmidzi).

Secara bahasa arti Arafah adalah “untuk mengetahui”. Hal ini karena diyakini bahwa ketika Nabi Adam as diangkat dari surga dan dipisahkan dari Hawa, mereka kemudian ditempatkan di bumi lalu dipertemukan di padang Arafah.

Arafah juga semacam miniatur Alam Mahsyar, tempat seluruh manusia dibangkitkan dari alam kubur untuk dihitung amal kebaikan dan keburukannya (hisab). Maka dengan demikian Hari Arafah juga dapat diartikan sebagai hari yang memberikan kesadaran bagi umat manusia dalam hubungannya dengan Tuhan, sesamanya dan alam semesta, sehingga mereka mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk kehidupan abadinya di akhirat.

Islam juga mengajarkan kaum Muslim agar melihat Hari Arafah sebagai hari untuk mengungkapkan syukur kepada Allah Swt. Karena itu, ada perayaan Idul Adha sehari setelahnya.

Di era modern, jika tidak ada pandemi Covid-19, kita bisa menyaksikan 2,5 juta sampai 3 juta umat Muslim berkumpul padang Arafah pada Hari Arafah.

Umat Muslim menghabiskan akan waktu selam berjam-jam di gunung tersebut untuk beribadah, memanjatkan doa dan memohon ampunan kepada Allah Swt. Pemandangan yang barangkali tidak akan tampak di tempat tersebut untuk tahun ini karena pandemi.

Semoga saja, tahun depan suasana wukuf di padang Arafah sudah bisa berjalan seperti biasanya.

Arafah dalam Angka

571 M

Nabi Muhammad Saw lahir di Mekah, Arab Saudi.

613 M

Nabi Muhammad Saw membawa pesan kepada umat manusia melalui ayat demi ayat, menyerukan kesetaraan dan persatuan dalam Islam.

632 M

Nabi Muhammad Saw menyampaikan kepada sekitar 114.000 jemaah haji khutbah perpisahan (khutbah wada’) dan menyampaikan bahwa agama Islam telah sempurna.

September, 2016

Sheikh Abdul Aziz al-Sheikh, Grand Mufti Arab Saudi, tidak dapat menyampaikan khutbah haji yang biasanya di sampaikan pada hari Arafah untuk pertama kalinya dalam 35 tahun.

Agustus 2019

Sekitar 2,5 juta umat Muslim dari seluruh dunia berkumpul di padang Gunung Arafah. (Sumber: nationaltoday.com)

Baca Lainnya
Komentar
Loading...