Hadiah Terbesar Bagi Manusia

0

Sekali lagi, perlu kita ingat bahwa rahmat Allah Tuhan semesta alam yang Rahman dan Rahim telah menganugerahkan kepada manusia kebaikan yang tiada tara. Di samping jiwa dan raga manusia yang mempunyai keistimewaan sendiri, Allah menganugerahi mereka dua hal yang luar biasa. Pertama, alam semesta dengan segala isi kandungannya; kedua, kitab suci-Nya untuk pedoman hidup. Untuk umat akhir zaman Allah telah menurunkan Al-Qur’an. Kedua anugerah ini sangat dibutuhkan manusia. Tanpa dunia, manusia tak akan bisa hidup. Tanpa kitab suci, manusia akan tersesat.

Jika dibandingkan antara kedua anugerah tersebut, Al-Qur’anlah anugerah yang paling berbobot dan berkualitas. Pertama, karena alam semesta adalah ciptaan Allah, sementara Al-Qur’an adalah kalam-Nya. Perbandingan keduanya adalah perbandingan antar Khalik (sang pencipta) dan makhluk (ciptaan-Nya). Kedua, alam semesta berupa materi yang bisa hancur, habis, dan tidak abadi, sementara Al-Qur’an adalah kitab suci yang berisi seperangkat nilai dan norma yang bersifat abadi.

Sebagai makhluk Allah, manusia dituntut untuk bersyukur kepada Allah atas kedua nikmat itu yaitu kenikmatan materi dan kenikmatan hidayah. Jika kita amati Al-Qur’an, ada 5 surah yang dimulai dengan kata Alhamdulillah: [1] Surah al-Fatihah, [2] Surah al-An’am, [3] Surah al-Kahf, [4] Surah Saba’, [5] Surah Fathir.

Jika kita amati kelima surah tersebut, setelah kata Alhamdulillah Allah menyebut tentang alam semesta, baik Allah sebagai pemelihara alam semesta (al-Fatihah) atau penciptaan langit dan bumi (al-An’am dan Fathir), atau kekuasaan dan kepemilikan terhadap alam semesta (Saba’). Hanya satu surah yang setelah kata Alhamdulillah Allah berbicara tentang Al-Qur’an yaitu surah al-Kahf.

Yang menarik, surah al-Kahf berada di tengah-tengah atau diapit antara lima tersebut di atas. Hal ini memberikan indikator (qarinah) bahwa Al-Qur’anlah kenikmatan yang paling utama dari alam semesta. Jika kelima surah tersebut diibaratkan lima jari manusia, maka Al-Qur’an adalah jari yang berada di tengah. Sesuatu yang di tengah adalah yang paling utama. Jari tengah manusia adalah jari paling jangkung dari jari-jari lainnya. Hal itu mengisyaratkan kedudukannya yang tinggi. Wallahu a’lam.

Terlepas dari penelaahan atau penafsiran di atas, pembukaan surah dengan kata Alhamdulillah mengisyaratkan akan keinginan Allah bahwa kita hendaknya mensyukuri kedua kenikmatan yang demikian itu yaitu dengan mengucapkan kata “alhamdulillah” dengan sepenuh hati dan ikhlas. Jika kita melakukannya, Allah pasti akan memberikan tambahan nikmat lahir dan batin di sepanjang hidup kita, seperti mengerti hikmah di balik penciptaan alam semesta dan mengerti secara lebih detail maksud di balik setiap ayat Al-Qur’an. Amin. [ ]

Oleh: Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad

Comments
Loading...