Habib Puang Makka: Baik Sangka Terhadap Covid-19 (bagian 2/2)

Habib Puang Makka melihat sisi positif adanya pandemi Corona yang menyebabkan masyarakat melakukan Social Distancing dan Physical Distancing. Akibatnya kita jadi lebih banyak di rumah selama wabah ini belum berakhir.

Imbauan untuk tetap di rumah dari pemerintah, fatwa keagamaan dan para ahli agar tidak banyak berkeliaran di luar rumah ialah untuk menjaga diri dan keluarga serta demi kepentingan bersama.

Dalam keadaan seperti ini beliau mengajak kita agar senantiasa berprasangka baik kepada Allah sehingga tidak panik, jenuh, lelah dan tidak cemas dalam menghadapi situasi ini.

Ambil Hikmah Setiap Kejadian

Rais Awal Idarah Aliyah JATMAN ini mengimbau justru kita bisa mengambil hikmah dari segala kejadian. Memetik pelajaran dan mengambil ibrah darinya.

Karena pada hakikatnya setiap orang bisa mengambil hikmahnya masing-masing. Habib Puang Makka mencontohkan salah satunya.

“Coba direnungi, sudah berapa tahun bagi orang yang dipenuhi kesibukan, pagi hari berangkat. Lalu nanti pulang sore atau malam hari baru ketemu dengan anak dan keluarganya,” imbuhnya.

Dengan kejadian ini, sambung beliau, kita bisa mengambil hikmah yang positif. Hikmahnya adalah kita dididik bersama dengan anak, istri, suami yang mungkin sudah beberapa tahun tidak merasakan kehangatan keluarga dalam waktu yang panjang.

Dalam kondisi seperti ini, setiap keluarga bisa saling mempererat hubungan. Menghangatkan kembali hubungan yang mungkin telah membeku. Mendekatkan hati dan menjalin silaturahim yang lebih harmonis dengan semua anggota keluarga, anak, istri, suami.

‘Rumahku Surgaku’

“Kita membangun keluarga yang harmonis. Membuktikan bagaimana itu sakinah mawaddah, warahmah. Kita didik pribadi untuk membangun keluarga yang sesuai dengan ungkapan baginda Rasulullah Saw baiti jannati (rumahku surgaku),” jelas beliau.

Habib Puang Makka juga mengingatkan agar kita bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun hal-hal yang positif, tetap berdoa dan ikhtiar menjaga kesehatan.

Tak lupa, beliau juga mengajak agar kita membangun keceriaan dan kebahagiaan dalam kesyukuran. Mengajar hati dan pikiran untuk menikmati keberadaan di rumah. Selain dapat membantu imun tubuh jadi lebih kuat, juga dalam membangun suasana rumah tangga yang diridhai Allah Swt.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...