Habib Luthfi: Potensi Masjid Perlu Dioptimalkan Untuk Pemberdayaan Masyarakat

0

PEKALONGAN – Rais Aam JATMAN Maulana Habib Luthfi bin Yahya memberikan pengajian kepada jamaah yang digelar di rumahnya pada Selasa (7/5). Beliau melanjutkan pengajian Bab shalat Jum’at.

Di sela-sela pengajian, Habib Luthfi menilai bahwa peran masjid yang ada belum optimal, terutama dalam pemberdayaan masyarakat di sekitar masjid. Masjid, menurut Habib Luthfi mesti berperan aktif dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui program yang strategis.

Ulama yang selalu berbicara tentang martabat dan jati diri bangsa dalam ceramahnya memberi contoh, bahwa uang yang masuk masjid, misalnya, tidak seluruhnya atas nama waqaf dan sedekah jariyah. “Agar uang masjid yang rata-rata jumlahnya besar-besar bisa dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat sekaligus untuk kemakmuran masjid,” ucap pimpinan organisasi dunia, al Muntada As Sufi Al Alami

Jika uang itu tidak diatas namakan waqaf dan shodaqah jariyah, tambah Habib Luthfi, maka bisa digunakan untuk membentuk lembaga usaha atas nama masjid. Bisa pertanian, bisa perdagangan, atau yang lainnya.

Selain itu, menurut ulama asal Pekalongan ini, masjid bisa mempunyai supermarket, minimarket yang hasil keuntungannya bisa digunakan untuk beasiswa pendidikan, santunan kesehatan, termasuk untuk perawatan dan pengembangan fasilitas masjid.

Namun perlu dipisahkan, uang yang diterima sebagai waqaf dan jariyah serta uang yang arahnya pada pemberdayaan masyarakat tersebut.

Beliau juga mengingatkan, bahwa umat bukan saatnya lagi ribut masalah khilafiyah,seperti qunut, terawih 8 atau 20, hisab rukyah. “Seakan tema-tema ini dijadikan alat untuk mencegah umat Islam fokus memandang kedepan untuk kemajuan umat,” tegas Habib. (tsauria/eep)

Comments
Loading...