Portal Berita & Informasi JATMAN

Habib Luthfi Bin Yahya: Nasionalisme Ada Dalilnya Bahkan Dicontohkan oleh Nabi Muhammad Saw.

0 884

Habib Luthfi Bin Yahya menyampaikan bahwa kecintaan terhadap tanah air akan mempengaruhi perkembangan dan kemajuan suatu bangsa. Jika nasionalisme kita semakin melemah, jangan harap kita sebagai muslim bisa menjawab tantangan umat dan tantangan bangsa. “Walau hanya sebutir pasir yang ada di atas tanah air ini, akan kita jaga mati-matian,” tegas Habib Luthfi.

Habib Luthfi menyatakan bahwa cinta tanah air atau nasionalisme ada dalilnya, bahkan telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad Saw. “Kata siapa cinta tanah air atau nasionalisme tidak ada dalilnya? Nabi Muhammad Saw. mengatakan, aku cinta Arab karena aku adalah bangsa Arab,” ungkap Habib Luthfi.

Hal tersebut disampaikan saat dirinya menghadiri dan memberikan mawa’idzul husna di acara buka puasa bersama dengan TNI di Kodim 0710 Pekalongan, Kamis (17/5) kemarin. Kegiatan buka puasa bersama ini diikuti seluruh prajurit Kodim 0710 Pekalongan beserta ASN dengan diawali tausiah dari Kiai Syamlawi as-Sahmari dan dilanjutkan dengan tausiah oleh Habib Luthfi Bin Yahya.

Habib Luthfi menambahkan bahwa cinta tanah air itu sebagai wujud syukur atas anugerah yang diberikan Allah ke bumi pertiwi. “Ulama adalah benteng ideologi, sedangkan TNI-Polri adalah benteng NKRI. Mari kita bersatu. Persatuan ulama, TNI-Polri, tidak akan ada yang bisa menggoyahkan negeri ini,” tegasnya.

Lebih Lanjut Habib Luthfi menyampaikan, seorang Babinsa harus dekat dengan perangkat desa. Penguasaan wilayah harus dikuasai, babinsa tidak boleh kecolongan dalam menjaga stabilitas keamanan. Intelijen juga harus berjalan, termasuk peran serta intelijen dari masyarakat.

“Masyarakat harus mempunyai Intelijen, apabila masyarakat mempunyai Intelijen saya yakin bom-bom tidak akan terjadi di negara kita. Para ulama harus mempunyai peran besar dalam menciptakan kondisi yang aman dan tenteram,” terang Habib Luthfi.

Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf. Muhammad Ridha mengungkapkan rasa syukurnya. Karena di awal bulan puasa 1439 H ini, bisa melaksanakan acara buka puasa antara prajurit Kodim 0710 Pekalongan bersama dengan ulama karismatik Maulana Habib Luthfi Bin Yahya. “Kita berharap dengan kegiatan ini para prajurit akan dibekali dengan tausiah dan pandangan-pandangan dari Habib Luthfi untuk mendukung tugas pokok di lapangan,” ujarnya.

Dikatakan, para prajurit harus bisa mendeteksi secara dini tentang kondisi keamanan di wilayah, yang ujungnya akan tercipta kondisi wilayah yang aman dan kondusif. (Syaroni As-Samfuriy/NU Online).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.