Grand Syaikh Al-Azhar Kagumi Indonesia dan Islam Nusantara

0

SOLO – Alumni al-Azhar diakui memiliki kontribusi besar dalam perkembangan Islam di Nusantara. Grand Syaikh al-Azhar, Ahmad Muhammad ath-Thayib dalam kunjungan kali ketiganya di Indonesia, menyempatkan diri bersilaturahim dengan para alumni al-Azhar di Kota Solo Provinsi Jawa Tengah, dan memujinya. Silaturahmi ini diselenggarakan Organisasi Internasional Alumni al-Azhar (OIAA) cabang Indonesia.

Di hadapan alumni,  Grand Syaikh memuji Indonesia. “Ini adalah kunjungan ketiga saya di Indonesia. Saya selalu mendapat sambutan luar biasa, baik oleh Pemerintah Indonesia, maupun masyarakat Indonesia. Berkunjung di Indonesia, memberikan kenangan yang lain dan istimewa,” ujarnya,  Selasa (01/05).

“Berbicara tentang Indonesia dan masyarakatnya, yang kami pikirkan adalah masyarakat Islam yang sangat besar dan terus berkembang. Apa yang dilakukan Pemerintah dan masyarakat di sini, tidak bisa dilakukan di negara lain. Di sini, sangat beragam namun damai,” sambungnya.

Grand Syekh berkisah, saat masih menjadi Rektor Universitas al-Azhar, banyak mahasiswa di luar Timur Tengah yang bahasa Arabnya pas-pasan. Jarang yang memperoleh nilai 100. “Sangat jarang ada mahasiswa mendapatkan nilai 100. Suatu hari, ada mahasiswa yang mendapatkan nilai 100. Setelah saya tanya, mahasiswa itu berasal dari Indonesia,” kenang Grand Syaikh.

Dalam kesempatan tersebut, Grand Syaikh mengajak para alumni al-Azhar untuk mengajarkan ilmu kepada masyarakat yang didapat saat belajar di al-Azhar, khususnya Islam yang moderat. Grand Syaikh juga mengutarakan niatnya untuk membuat organisasi alumni ke seluruh dunia, termasuk Eropa. Selain itu, al-Azhar ingin menjadi salah satu organ pengawas PBB untuk menunjukkan pada dunia, bahwa Islam adalah agama damai, bukan teroris dan suka kekerasan.

Grand Syaikh juga berharap ada mata pelajaran tentang Sejarah al-Quds dan Perjuangan Palestina yang diajarkan pada putra-putri Islam di seluruh dunia. OIAA Cabang Indonesia diketuai oleh Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi yang juga Gubernur NTB. Sedang mantan Menag KH. Quraish Shihab sebagai Ketua Dewan Kehormatannya.

Dalam Silaturahmi Akbar tersebut, selain dihadiri ribuan alumni al-Azhar, hadir pula Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Duta Besar Mesir untuk Indonesia, para pimpinan ormas dan pengasuh pondok pesantren. (Syaroni As-Samfuriy/duta.co)

Comments
Loading...