Diskusi MATAN UIN Suka, Bahas Peran Tasawuf Lawan Korupsi

YOGYAKARTA – MATAN UIN Sunan Kalijaga kembali mengadakan rutinan pembacaan Ratibul Haddad dan Diskusi Tematik tentang ‘Peran Tasawuf Dalam Menangkal Tindak Kejahatan Korupsi’ di Selasar Masjid UIN Sunan Kalijaga, Sabtu (21/9).

Dalam diskusi, Risky Aviv Nugroho, S.Pd. sebagai pemantik mengatakan bagaimana tasawuf mampu mencegah mengobati orang dari melakukan tindak korupsi. Risky juga bertanya tasawuf seperti apa yang mampu berperan dalam melawan musuh bangsa Indonesia itu.

Tasawuf pada dasarnya, lanjut Risky bisa dikaji secara akademik, namun untuk mencegah korupsi, tasawuf tak cukup hanya dibahas secara keilmuan. Tasawuf perlu dihayati dan diamalkan dalam praktek spiritual (tarekat) sehingga membentuk laku yang tidak melanggar ketentuan syariat atau hukum.

“Tasawuf yang lebih bisa mencegah terjadinya tindakan korupsi adalah tasawuf yang dikaji dari segi spiritual. Dalam hal ini bisa dilihat dari laku spiritualitas seseorang yang biasanya dilaksanakan oleh orang-orang berthariqah,” terangnya.

Singkatnya, jika seseorang laku spiritualitasnya baik, maka kemungkinan besar tidak akan melakukan hal yang buruk. Karena tasawuf itu sejatinya untuk membersihkan hati dari kotoran-kotoran batin yang memicu munculnya perilaku negatif seperti korupsi.

“Maka yang diutamakan, jika sudah sampai pada tahap itu (hati bersih) maka akan berdampak baik bagi kehidupan sehari-hari dan menyambung pada kelima Asasul Khamsah MATAN yaitu Tafaqquh fiddin, Iltizamut Tha’at, Tashfiyatul Qulub wa Tazkiyatun nafsi, Hifdz al-Aurad wa al Adzkar, dan Khidmah lil ummah,” ujar mantan ketua MATAN UIN Sunan Kalijaga itu.

Hal itu juga, tambahnya, dibuktikan dengan semakin tinggi spiritualitas seseorang, maka akan tinggi pula jiwa sosialnya.

Sebagai MATAN segala hal harus diperhatikan adab-adabnya, sehingga tetap bersikap adil, seimbang dan moderat dalam menilai sesuatu termasuk dalam pencegahan, penanganan dan mengkritisi korupsi yang tak kunjung hilang di negeri ini. (lila/eep)

Baca Lainnya
Komentar
Loading...