Berikut Isi Deklarasi Makkah Untuk Perdamaian Dunia

0

MEKKAH – Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama menggelar Silaturahim Nahdlatul Ulama XVIII se-dunia yang diadakan pada hari ini (8/8) atau bertepatan dengan 7 Dzulhijjah 1440 H di Al Tauseer Tower Hotel No. 1002 Lantai PR Mekkah Al Mukarramah. Acara diawali dengan pembacaan doa dan tahlil untuk Mbah Moen yang Selasa (6/8) lalu wafat.

Silaturahim tersebut mempertemukan warga NU dari berbagai belahan dunia. Kegiatan tahunan yang bertemakan “Merajut Kembali Ukhuwah Wathaniyah Menuju Perdamaian Dunia’’ menghasilkan sebuah Deklarasi Makkah. Deklarasi tersebut dibacakan dan diikuti secara bersama-sama oleh seluruh tamu undangan yang hadir.

Salah satu poin dalam Deklarasi tersebut merupakan pengejawantahan dari fikrah nahdliyah yakni tawasshut, disebutkan bahwa warga Nahdlatul Ulama berkomitmen untuk menumbuhkan sikap toleran dan moderat dalam semua aspek kehidupan demi perdamaian dunia.

Berikut isi lengkap deklarasi makkah yang diterima JATMAN Online.

DEKLARASI MAKKAH

Bismillahirrahmanirrahiim
Dengan mengharap ridha Allah swt serta dengan selalu bertawakkal kepada-Nya, bertempat di tanah suci Makkah Al Mukarramah serta di waktu yang sakral menjelang wukuf di Padang Arafah, kami warga nahdliyyin seluruh dunia berikrar:

  1. Berpegang teguh pada ajaran Islam ahlussunnah wal jama’ah an nahdliyyah baik secara fikrah dan amaliyah maupun secara manhajiyah dan harakah.
  2. Mempererat tali Ukhuwah Islamiyyah Ukhuwah Wathaniyyah, Ukhuwah Basyariyyah sesuai dengan misi Islam rahmatan lil’alamin.
  3. Siap mempertahankan empat pilar negara Indonesia; pancasila, bhineka tunggal ika, nkri, dan uud 1945. Oleh karena itu berbagai upaya untuk merongrong dasar dan falsafah negara harus ditolak.
  4. Menumbuhkan sikap toleransi dan moderasi dalam semua aspek kehidupan, serta menolak berbagai bentuk kekerasan, intoleransi dan diskriminasi.
  5. Mendukung terciptanya perdamaian dunia berdasarkan asas keadilan dan kemanusiaan.
    Mudah-mudahan Allah swt meridhai bangsa dan negara Indonesia menuju baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, aamiin.

Makkah Al Mukarramah, 7 Dzulhijjah 1440 H /8 Agustus 2019 (eep)

Comments
Loading...