Connect with us

Berita

Berikut Daftar Pengurus PBNU Periode 2022-2027

Published

on

Jakarta, JATMAN Online – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf telah menetapkan daftar pengurus yang akan membantunya di periode 2022-2027. Ada nama Said Aqil Siradj hingga Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di jajaran petinggi PBNU.

Baru kali ini pula ada kader perempuan yang dipercaya masuk sebagai pengurus harian PBNU.

“Susunan pengurus ini agak lebih gemuk dari biasanya. Kami sengaja merancang sedemikian rupa karena NU ini memiliki konstituensi sangat luas,” kata Gus Yahya saat konferensi pers, Rabu (12/1).

Sebelumnya, Gus Yahya Cholil Staquf terpilih menjadi ketua umum PBNU periode 2021-2026 di muktamar ke-34 lampung pada 22-23 Desember 2021,

Usai terpilih, Gus Yahya menyebut kepengurusannya untuk periode 2021-2026 akan diisi kader-kader muda. Ia mengatakan para kader muda akan dominan ketika menjalankan pelbagai program NU ke depannya.

“Kader-kader muda NU akan lebih banyak tampil,” kata Yahya, Rabu (29/12).

Berikut daftar pengurus PBNU periode 2022-2027 kepemimpinan Yahya Cholil Staquf.

Musytasar
KH Ahmad Mustofa Bisri (Ketua)
Prof.Dr. KH Ma’ruf Amin
KH Nurul Huda Djazuli
KH Dimyati Rois
Habib Luthfi bin Yahya
TGH. LM. Turmudzi Badaruddin
Prof. Dr. KH Said Aqil Siroj, MA
Ny. Hj. Nafisah Sahal Mahfud
Ny. Hj. Shinta Nuriyah A. Wahid
Ny. Hj. Machfudhoh Aly Ubaid
KH Taufiqurrahman Subkhi
KH Fuad Nurhasan
KH Muhtadi Dimyathi
KH Ulin Nuha Arwani
Habib Zein bin Umar bin Smith
KH Muhammad Romli

Syuriah
Rais Aam: KH. Miftachul Akhyar
Wakil Rais Aam: KH Anwar Iskandar
Wakil Rais Aam: KH Afifudin Muhadjir
Rais:
KH Muhammad Mustafa Aqil Siradj
KH Ali Akbar Marbun
KH Abun Bunyamin
Prof. Dr. KH Zainal Abidin
KH Idris Hamid
KH. Adib Rofiuddin Izza
KH Abdullah Kafabihi Mahrus
KH Ubaidillah Faqih
KH Masdar Farid Mas’udi
KH. Aniq Muhammadun
KH Azizi Hasbullah
Prof. Dr. Ir. KH Mohammad Nuh, DEA
KH Mudatsir Badruddin
Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, MA
KH. A. Muadz Thohir
Dr. KH Abdul Ghofur Maimoen, MA
KH Bahaudin Nur Salim
KH Subhan Makmun
KH Hambali Ilyas
KH Imam Buchori Cholil
Prof. Dr. KH Abd A’la Basyir
KH Muhammad Cholil Nafis, Lc, MA, Ph.D
KH Ahmad Haris Shodaqoh
KH Moch Chozien Adenan
KH Abdul Wahid Zamas
KH Abdul Wahab Abdul Gafur, Lc

Katib Aam: KH Ahmad Said Asrori
Katib:
KH Nurul Yaqin Ishak
Dr. KH M. Afifudin Dimyathi, Lc, MA
KH SHolahudin Al Ayyub, M.Si
Dr. KH Hilmy Muhammad, MA
KH Abu Yazid Al Busthami
KH Faiz Syukron Makmun, Lc, MA
KH Athoillah Sholahudin Anwar
KH Muhammad Abdurrahman Al Kautsar
Dr. KH Abdul Moqsith Ghazali, MA
KH Reza Ahmad Zahid
Habib Lutfi bin Ahmad Al Attas
Dr. KH Abdul Ghofar Rozin
KH Maksum Faqih
Dr KH Nur Taufik Sanusi, MA
KH M. Syarbani Haira
KH Muhammad Aunullah A’la Habib Lc
KH Ahmad Muzani Al Fadani
KH Sarmidi Husna
H. Ikhsan Abdullah, SH. MH
KH Muhyidin Thohir, M.Pd.I
KH Ahmad Tajul Mafakhir
Dr. HM. Asrorun Niam Soleh, MA

Tanfidziyah
Ketua Umum: KH Yahya Cholil Staquf
Wakil Ketua Umum:
KH Zulfa Mustofa
KH Sayyid Muhammad Hilal Al Aidid
Prof. Dr. H. Nizar Ali, M.Ag
H. Nusron Wahid, SE

Ketua-ketua Bidang
Prof. Dr. KH Moh. Muhammad Mukri, M.Ag
KH Hasib Wahab Chasbullah
Ny. Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, MA
H. Amin Said Husni. MA
H. Aizuddin Abdurrahman, SH
KH. Abdul Hakim Mahfudz
H. Umarsyah, S.IP
H. Ishfah Abidal Aziz, SHI, MH
Dr, H. Miftah Faqih
Ny. Hj. Alissa Qotrunnada Wahid, S.Psi
Drs. H. Amiruddin Nawawi, M.Pd.I
Drs. H. Ulyas Taha, M.Pd
H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I
Prof. Dr. H. Agus Zainal Arifin
Drs. H. Abdullah Latopada, MA
Dr. KH Ahmad Fahrurrozi
Drs. H. Muhammad Tambrin, M M.Pd
Mohammad Syafi Alielha
H. Arif Rahmansyah Marbun, SE, MM
Padang Wicaksono, SE, M.Sc, Ph.D
Ir. Fahrizal Yusuf Affandi, M.Sc, Ph.D
H. Nasyirul Falah Amru, SE, MAP
H. Choirul Sholeh Rasyid, SE
Dr. H. Zainal Abidin Rahawarin, M.Si
H. Mohammad Jusuf Hamka
Dr. H. Eman Suryaman, SE, MM
H. Robikin Emhas

Sekretaris Jenderal
Dr. H. Saifullah Yusuf

Wakil Sekretaris Jenderal
KH Abdussalam Sohib
Prof. Dr. Ahmad Muzakki, M.Ag, SEA
H. S. Sulaeman Tanjung, M.Pd
Dr. H. Muhammad Aqil Irham, M.Si
Dr. H. Imron Rosyadi Hamid, SE, M.Si
Faisal Saimina, SE
Mas’ud Saleh
Ai Rahmayanti, S.Sos, M. Ag
H. M. Silahuddin, MH
H. Rahmat Hidayat Pulungan, M.Si
Habib Abdul Qodir bin Aqil, SH, MA, LLM
D. Najib Azca
H. Syarif Munawi, SE, MM
Isfandiari Mahbub Djunaidi
H. Taufiq Madjid, S.Sos, M.Si
Dr. H. Muhammad Faesal, MH, M.Pd
H. Andi Sahibuddin, M.Pd
Drs. Lukman Hakim, M.Si
H. Nur Hidayat MA
H. Lukman Umafagur, S.Hut, M.Si

Bendahara Umum
Mardani Maming

Berita

Petanesia Gelar Rakernas II, Habib Luthfi Serukan Pesan Damai

Published

on

Mojokerto, JATMAN Online – Pencinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) menggelar forum Rapat Kerja Nasional II 2022 di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (6/8). Dalam Rekernas tersebut disuarakan pesan damai.

Pesan damai dari puluhan tokoh agama dan tokoh budaya itu disampaikan karena potensi konflik yang memecah belah bangsa sangat mungkin terjadi jelang momentum 5 tahunan Pemilu 2024.

“Kepentingan partai politik yang bersifat sesaat jangan sampai mengalahkan kepentingan bangsa yang lebih luas,” kata pendiri sekaligus Ketua Dewan Fatwa Petanesia Habib Lutfhi Bin Yahya dalam siaran pers kepada JATMAN Online.

Harapannya, Petanesia menjadi garda terdepan dan benteng merawat keberagaman budaya, kultur dan ragam agama di Indonesia.

Indonesia saat ini akan berusia 77 tahun. Jika diibaratkan manusia, kata Habib Luthfi, usia 77 tahun sudah tua. Namun bagi sebuah bangsa, usia tersebut masih sangat muda dan masih sangat rentan mengalami perpecahan.

“Bangsa Indonesia tidak boleh terpecah dalam momentum apapun, bangsa Indonesia harus tetap cinta tanah air,” jelasnya.

Sementara itu, penasihat Petanesia KH Asep Saifudin Chalim mengingatkan para pejabat dan tokoh politik akan adanya kelompok-kelompok tertentu baik itu kelompok ekstrem kiri maupun ekstrem kanan.

“Para tokoh politik dan pejabat harus menjunjung nilai toleransi dan tidak berpihak kepada kelompok manapun demi kepentingan bangsa,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Mojokerto ini.

Dalam kesempatan tersebut, Sekjen Petanesia Deni R Sagara, menyampaikan bahwa Petanesia adalah gerakan kebangsaan yang memiliki tugas mulia yakni merawat keberagaman,merawat budaya nusantara, mencintai indonesia.

“Karena itu, Petanesia harus tampil terdepan melayani semua elemen bangsa dalam menjaga keutuhan NKRI,” ungkapnya.

Kata pria yang akrab dipanggil Bung Sagara ini mengutip pesan populer Bung Karno yakni “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri,”.

Menurutnya, pesan tersebut mengandung makna bahwa Indonesia memiliki potensi perpecahan yang disebabkan oleh bangsanya sendiri.

Continue Reading

Berita

Bedah Buku ‘Toleransi’ Milik Prof Quraisy Shihab, TGB: Harus Lebih Tebal Lagi

Published

on

Jakarta, JATMAN Online – Dr KH Muchlis M. Hanafi memandu acara Launching dan bedah buku ‘Toleransi” karya Prof Quraisy Shihab yang diterbitkan oleh Muslim Council of Elders (مجلس حكماء المسلمين) pada event Islamic Book Fair 2022 di JCC Senanyan Jakarta pada hari Sabtu (06/08).

Pada bedah buku ini dihadiri Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Prof Dr Phil H Kamaruddin Amin, MA, menyampaikan perlunya warga Indonesia membaca dan memahami buku yang sangat bagus ini sebagai pedoman bertoleransi.

“Bahwa narasi gagasan beliau sangat kuat sekali, sangat sistematis, berbasis argumentasi Al-Qur’an dan Hadist, pengalaman dari sejarah, sehingga betapa pentinganya toleransi,” katanya.

Ia berpesan dan menganjurkan agar masyarakat membaca buku ini sebagai pedoman toleransi.

“Negara multi kultural yang majemuk, dari budaya, bahasa diperlukan sikap toleransi hal ini adalah sebuah kemestian, harus kita jalani,” terang Kamaruddin.

Bahwa buku Toleransi ini, lanjut dia, akan memberikan banyak manfaat untuk semua masyarakat sebagai warga Negara Indonesia.

“Mencerahkan mencerdaskan umat yang hidup ditengah Negara dan Bangsa yang sangat multi kultur,” ucapnya.

Dalam kesempatan lain, pembicara kedua Dr Tuan Guru Bajang (TBG) Muhammad Zainul Majdi Lc MA mengatakan bahwa hadirnya buku ini menjadi istimewa karena sesuai dengan tempatnya.
وضع شيئ على محله “Meletakkan sesuatu pada tempatnya” (proporsional).

Karena itu wadhoa syai’ fimahalihi menjadi penting.

“Hadirkanlah muamalah yang baik, diruang publik tentunya dengan bertoleransi,” jelas Ketua Organisasi Alumni Al-Azhar Internasional (OIAA) Cabang Indonesia ini.

TGB mengungkapkan, satu hal yang kurang dari buku ini adalah kurang tebal saja, isi dari pembahasannya akan menjadi rujukan untuk kita semua sebagai warga Indonesia yang cinta kepada tanah airnya.

“Satu saja yang Syekh (Prof Quraisy Shihab) bahwa harus lebih tebal lagi,” klakar ulama dan mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat ini.

Muchlis M. Hanafi mengungkapkan kebanggaannya pada acara ini yang dihadiri langsung oleh penulis buku Toleransi yaitu Prof. Quraisy Shihab.

“Sehingga acara ini terasa keberkahannya, semoga beliau senantiasa Allah berikan kesehatan dan umur yang selalu memberikan kemanfaatan untuk kita semua sebagai warga Negara Indonesia,” Punkas Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia.

Pewarta: Abdul Mun’im Hasan

Editor: Warto’i

Continue Reading

Berita

Habib Luthfi Dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan TNI Angkatan Darat

Published

on

By

Jakarta, JATMAN Online – Ketua Sufi Dunia Maulana Habib Luthfi bin Yahya Dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan TNI Angkatan Darat oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, Pengukuhan digelar di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat (5/8/22).

Dudung mengatakan bahwa Habib Luthfi merupakan sosok ulama besar yang telah berkontribusi kepada bangsa Indonesia.

“Beliau ini senantiasa mengedepankan tiga pilar pemberdayaan umat yaitu agama, kebangsaan atau nasionalisme dan pertumbuhan ekonomi.” kata Dudung dalam keterangan tertulis Dinas Penerangan Angkatan Darat, Jumat malam (5/8).

Ketiganya dirangkai harmonis dalam platform sejarah kebangsaan menjadi strategi dakwah yang damai, berkarakteristik ke-Indonesia-an yang multi etnis, ” sambung Kasad.

Pada kesempatan tersebut, Habib Luthfi bin Ali Yahya berterima kasih banyak kepada Angkatan Darat dan khususnya kepada Kasad yang telah mempercayai dirinya, sehingga diangkat sebagai warga kehormatan Angkatan Darat.

Seberapa besar kita menghargai jasa para pendahulu dan pendiri bangsa Indonesia, serta sejauh mana kita berterima kasih, sehingga bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar, katanya pula.

“Semoga dengan pengukuhan ini, saya akan menjadi perekat kekuatan-kekuatan, terutama kekuatan pertahanan nasional,” kata Habib Luthfi.

Pengukuhan Habib Luthfi Bin Yahya ditandai dengan penyematan jaket loreng dilanjutkan penyerahan sertifikat, plakat dan merchandise dari Kasad. Selanjutnya acara diakhiri dengan doa dan foto bersama.

Turut hadir dalam acara ini Wakasad beserta PJU Mabesad, Pangkostrad, Pangdam Jaya dan Wadanjen Kopassus.

Continue Reading

Facebook

Arsip

Trending