Belajar Kaidah Fikih, Cara Sistematis Mengatasi Permasalahan Dalam Hidup

0

BEIRUT – Pada Jum’at (2/8) lalu, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) menggelar “Jumat Berkah Bersama Kitab Faraidul Bahiyyah”. Hadir puluhan warga NU mengikuti pengajian dengan khidmat. Kitab yang dikaji berisi Qawaid Fiqhiyyah yang dibimbing oleh Syaikh Amin al Kurdi. Pengajian berlangsung lebih dari tiga jam dan berhasil mengkhatamkan kitab tersebut.

“Mempelajari Qawaidul Fiqh bukan hanya mengasah cara berfikir ala-fikih, tapi juga cara berpikir sistematis untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Syaikh Amin mengawali pengajian bersama PCINU Lebanon.

Wakil Grand Mufti Republik Lebanon tersebut mengatakan bahwa mempelajari kitab Qawaid Fiqh yang disusun dalam nadzam tersebut memiliki banyak manfaat.

“Siapa yang menghafal nadzam ini, maka dia akan mengetahui banyak hal,” jelas Syaikh Amin.

Kitab Faraidul Bahiyyah merupakan karya ulama asal Yaman Sayyid Abi Bakr bin Abi Al Qasim Al Ahdal. Kitab tersebut disyarah oleh Imam as Suyuthi dalam Kitab Al Asybah wan Nazda’ir fil Furu’. Nadzam ini juga berhasil diulas oleh Syaikh Yasin al Fadani dengan judul
Al-Fawa’idul Janiyyah Hasyiyah Al-Mawahibus Saniyyah Syarah Al-Fara’idul Bahiyyah.

Qawaid Fiqhiyyah merupakan cabang dari ilmu fikih, ilmu ini sangatlah penting untuk dipelajari dan dikuasai karena ilmu ini membahas detail tentang kaidah-kaidah yang berlaku pada kasus-kasus fikih.

Sehingga, kata Syaikh Amin, tatkala kita menghafal dan memahami kaidah ini, maka daya analisa fikih kita akan terlatih dan terbentuk dan kita tidak perlu susah payah menghafal tiap detail kasus fikih, tapi hanya perlu mengingat kaidah-kaidah inti saja.

Ketua LBM PCINU Lebanon, Maulana Barizi, menuturkan bahwa pengajian kitab Faraidul Bahiyyah ini adalah bagian dari agenda kaderisasi PCINU Lebanon dibidang fiqh (littafaqquh fid din). Kaderisasi di bidang keilmuan diawali dengan khataman Minhajut Thalibin dan nanti akan dilanjutkan dengan banyak program seperti bahtsul masail dan pengajian ushul fiqh. (eep)

Comments
Loading...