Apakah Imam Al Ghazali Seorang Naqsyabandi?

Imam al-Ghazali tidak hanya dikenal di kalangan umat Islam, tetapi juga di daratan Eropa, berkat kepiawaiannya dalam Filsafat. Tahafutul Falasifah merupakan salah satu karya al-Ghazali dalam bidang ini. Bahkan, beliau-lah yang memasukkan Ilmu Mantiq dalam tradisi Islam dan tetap dipelajari sampai sekarang di pesantren-pesantren yang ada di Nusantara ini.

Di internal umat Islam sendiri, al-Ghazali dikenal luas mulai level ulama khas sampai masyarakat awam. Pada umumnya, mereka mengaji kitab karya beliau, Bidayatul Hidayah, yaitu sebuah kitab perpaduan Fiqih dan Tasawuf. Kitab ini, kemudian, disyarah oleh Syaikh Nawawi Banten dengan judul Maraqil Ubudiyah serta selesai pada Malam Ahad, 13 Dzul Qa’dah 1289 H.

Bagi para santri di pesantren, karya beliau yang dikaji adalah Minhajul Abidin ila Jannati Rabbil Alamin. Kitab ini adalah karya terakhir al-Ghazali yang juga membahas tentang Tasawuf. Syaikh Ihsan Muhammad Dahlan (1901-1952 M.) menulis Sirajut Thalibin sebagai uraian atau syarah atas kitab ini lebih dari seribu halaman dan mendapat taqrizh atau endorsment dari Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari. Kitab syarah tersebut selesai ditulis pada hari Selasa, 29 Sya’ban 1351 H di Jampes, Kediri, Jawa Timur.

Magnum opus al-Ghazali yang mendapat pujian setinggi langit, terutama dari ulama di masanya dan setelahnya, adalah Ihya’ Ulumiddin. Imam Nawawi, salah seorang junior al-Ghazali dalam Mazhab Syafi’i, pernah berkata: Kitab Ihya’ hampir menyerupai al-Quran.

Ulama’ berlomba-lomba berkhidmat atas kitab Ihya’ ini. Ada yang mengkajinya seperti yang dilaksanakan para kiai di pesantren-pesantren atau secara online seperti yang diampu oleh Gus Ulil Abshar Abdalla. Sebagian menulis syarahnya seperti Sayyid Murtadla az-Zabidi dengan judul Ithafu Saadatil Muttaqin. Tak jarang, para ulama juga meringkasnya. Bahkan, al-Ghazali sendiri menulis ikhtisarnya berjudul al-Mursyidul Amin.

Syaikh Thaifur Ali Wafa Ambunten juga menulis ringkasannya berjudul Sullamul Qasidin. Kitab tersebut selesai Malam Jum’at, 28 Rabiul Awal 1424 H. dengan sekitar 700 halaman.

Berkat kepakaran dan perjuangannya itulah, al-Ghazali mendapat laqab Hujjatul Islam (Sang Petunjuk dalam Islam) dan diakui sebagai salah satu pemuka dalam bidang Tasawuf oleh ulama Ahlussunah wal Jamaah.

Yang menjadi pertanyaan adalah: apakah al-Ghazali bertarekat ?? Kalau bertarekat, apa Tarekat beliau ?

Dalam kitab-kitab thabaqat atau manaqib dijelaskan bahwa guru al-Ghazali dalam Tasawuf adalah Syaikh Abu Ali al-Fadl bin Muhammad al-Farmadi at-Thusi atau lebih dikenal Abu Ali al-Farmadi. Beliau merupakan salah satu guru silsilah Tarekat Naqsyabandiyah, khalifah Syaikh Abul Hasan al-Kharqani (w. 425). Selain itu, Syaikh Abu Ali al-Farmadi juga berguru pada Syaikh al-Qusyairi, penulis kitab ar-Risalatul Qusyairiyah.

Dalam bidang Fiqih, beliau belajar pada Syaikh Abu Utsman as-Shabuni, dan al-Ghazali al-Kabir alias Ahmad bin Muhammad al-Ghazali (w. 435 H.), pamanda Sang Hujjatul Islam.

Dari hubungan murid-guru inilah, Syaikh Abdul Wahid Hudzaifah dalam risalahnya menyimpulkan bahwa Imam al-Ghazali bertarekat Naqsyabandiyah dengan berbaiat pada Syaikh Abu Ali al-Farmadi.

Silsilah Tarekat Naqsyabandiyah Syaikh al-Farmadi, sebagaimana ditulis Syaikh Thaifur dalam muqaddimah Sullamul Qasidin, adalah:

  1. Rasulullah
  2. Sayyidina Abu Bakar as-Shiddiq
  3. Sayyidina Salman al-Farisi
  4. Sayyidina Qasim bin Muhammad bin Abu Bakar as-Shiddiq
  5. Sayyidina Ja’far as-Shadiq
  6. Sayyidina Abu Yazid al-Bisthami
  7. Sayyidina Abul Hasan al-Kharqani
  8. Sayyidina Abu Ali al-Farmadi. Masyayikh Naqsyabandiyah setelah beliau adalah:
  9. Sayyidina Yusuf al-Hamdani
  10. Sayyidina Abdul Khaliq al-Ghujdawani
  11. Sayyidina Arif ar-Riwakri
  12. Sayyidina Mahmud al-Injir Faghnawi
  13. Sayyidina Ali ar-Ramitani
  14. Sayyidina Muhammad Baba as-Sammasi
  15. Sayyidina Amir Kulal
  16. Sayyidina Muhammad Bahauddin Syah Naqsyaband.
  17. dan seterusnya.

Wallahu a’lam.

Kontributor: Hafifuddin (Ikhwan Tarekat Naqsabandiyah Gersempal Sampang Madura)

Baca Lainnya
Komentar
Loading...