80 Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Hadiri Youth Generation Training Series di Cirebon

0

Cirebon – Portal berita daring JATMAN (Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah) atau Jatman On Line, disingkat JOL hari ini menyelenggarakan pelatihan berseri untuk generasi muda. Kegiatan yang dihelat di at-Taqwa Center Kota Cirebon ini dikerjasamakan dengan komunitas pengamal TQN (Thariqah Qadiriyyah Naqsyabandiyyah) Pontren Suryalaya.

Menurut manager program JOL Ustadz Saepuloh, pelatihan ini adalah langkah awal untuk menggarap segmen milenial di Kota Cirebon. “Kita desain pembelajaran tarekat untuk kalangan mahasiswa. Delapan puluh peserta yang terdiri dari pelajar dan mahasiwa terdaftar mengikuti kegiatan ini. Mereka adalah perwakilan dari dua puluh satu sekolah dan kampus,” ujarnya.

“Alhamdulillah Mudir Aam Kyai Wahfiudin berkenan untuk menjadi salah satu narasumber. Selain materi ketasawufan, kita berikan juga materi mengelola media sosial menjadi sarana dakwah yang cerdas,” lanjut dai yang sering berdakwah ke negara-negara di Asia.

Sementara itu Ketua Yayasan Seba Bakti Pontren Suryalaya Perwakilan Cirebon berharap kegiatan ini dapat terus berjalan untuk mensyiarkan tasawuf dan tarekat. “Semoga acara ini mengantarkan kita semakin mendapat keridhaan Allah SWT dan membawa cahaya untuk masyarakat Cirebon” ujarnya saat menyampaikan kata sambutan.

Kyai Wahfiudin menyampaikan kegiatan ini sebenarnya adalah kursus tasawuf yang biasa diselenggarakan di beberapa tempat. Namun untuk menarik generasi milenial kita perlu pendekatan yang berbeda. “Yang penting tarekat harus disebarkan di kalangan PPM, Pemuda Pelajar dan Mahasiswa,” tegasnya.

Maritza Putri Nadia mendapatkan buku COME (Connected, Meaningful, Excellent) dari Mudir Aam usai mengungguli peserta lain dalam kuis tasawuf

Di awal paparan Wakil Talqin Abah Anom ini mengajak seluruh mahasiwa mengaktifkan telpon pintar lalu mengakses aplikasi kahoot untuk mengikuti kuis tasawuf. Berbagai pertanyaan seperti pengertian nafs, qalbu jismani, qalbu ruhani dan basyar diberikan sebelum kajian mengenal diri menggapai ilahi.

Berhasil menjawab dengan tepat dan cepat, Maritza Putri Nadia mendapatkan hadiah buku COME (Connected, Meaningful, Excellent) dari Mudir Aam usai mengungguli peserta lain dalam sesi kuis tasawuf. Setelah kuis, Kyai Wahfiudin menyampaikan materi konsep diri dalam Islam.

Tim fasilitator yang mendampinya selain Ustadz Saepuloh adalah Dai Instruktur Nasional Jatman Ustadz Mukhrij dan content creator Ustadz Alim. (Eep/Idn) 

 

Comments
Loading...