7 Tips Keluar Rumah Dengan Keberuntungan

0

JAKARTA – Kalau kamu mau keluar rumah, biasanya apa aja yang disiapkan? Kalau kamu sudah biasa teratur dan me-manage secara detail agenda harian sampai persiapan dan barang-barang yang dibawa pasti tidak akan jadi masalah. Namun, adakalanya di zaman yang kian serba cepat dan memerlukan mobilitas yang tinggi penting kita membentuk sebuah habit kekinian supaya gak gampang ketinggalan.

Satu, sebelum beraktivitas, mulailah hari dengan penuh syukur dan awali hari sesudah shalat subuh dengan berdzikir dan berdoa agar diberikan kebaikan dan kelancaran serta keberkahan dalam aktivitasmu. Jangan lupa sarapan dan pamit sama orang tua, cium tangannya dan mohon doanya juga. Karena kata Nabi, kalau orang tua ridha pasti Allah ridha. Kalau allah ridha jalannya akan mudah insyaAllah.

Dua, ada baiknya kamu sejak awal sudah prepare kemana tujuan dan alat transportasi apa yang akan digunakan. Ini untuk meng-estimasi jarak dan waktu tempuh yang dibutuhkan. Kamu juga bisa intip GPS melalui smartphone untuk melihat mana yang ebih efisien secara cost dan waktu. Dengan cara ini kamu bisa lihat rute dan alternatif transportasi apa yang mau dipakai supaya bisa sampai tujuan tepat waktu alias on time.

Jangan jadikan kebiasaan berangkat mepet, selain kamu bisa telat dan kehilangan momen. Apalagi kalau itu sudah janjian dengan orang lain, kamu bisa dianggap sebagai orang yang gak menghargai waktu. Prepare lebih awal pasti lebih menyamankan dan menentramkan jiwa kan, apalagi kalau kamu tinggal di kota yang sudah dimaklumi kemacetannya. Jadi gak ada alasan kamu terlambat, sebab semua orang juga tahu kalau macet itu gak bisa diubah, yang bisa diubah ya persiapan kamu.

Tiga, penampilan kamu jadi point penting untuk diperhatikan sejak awal. Mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Minyak wangi, deodoran sampai make up dan aksesoris mesti dipersiapkan. Mau datang ke acara apa dan momen seperti apa tentu sudah jadi perhitungan. Jangan sampai grasak-grusuk cari dresscode yang pas buat kegiatan yang mau kamu jalanin ya. Apalagi kalau itu acara yang punya nilai penting buat masa depan kamu. Perhatikan juga pakaian yang mau kamu pakai itu nyaman, menutup aurat dan rapih. Jadi style itu juga penting buat keindahan. Bukankah Allah menyukai keindahan yang sesuai tuntunan-Nya?

Empat, kalau memang sempat, kamu bisa shalat dhuha dulu sebelum berangkat. Mohon pada Allah semoga apa yang kamu cita-citakan bisa berhasil. insyaAllah dengan persiapan yang maksimal dan diawali dengan shalat dan dzikir, perasaan dan kondisi jiwa kamu lebih tenang dan optimis menjalani hari. Selalu gantungkan harapan pada yang Maha Kuasa, karena tugas kita hanya ikhtiar semampunya.

Lima, cek kamar atau rumah kamu apakah lampu sudah dimatikan atau belum, kran air masih menyala atau tidak. Kalau kamu ngekos, pastikan tidak ada yang bisa memicu terjadinya kebakaran. Baiknya juga, sejak awal tempat tidur kamu sudah rapih, paling tidak secara psikologis kamu akan lebih siap jalani hari karena kerapihan kamar jadi misi pertama harimu. Jangan sampai banyak sampah dan kotoran, karena kebersihan di luar jadi indikator kebersihan hatimu. Soalnya, kalau kamu gak merasa risih dan justru nyaman aja dengan sampah dan kotoran di sekeliling kamu, artinya ada kepekaan hilang dari kamu. Bukankah kebersihan itu bagian dari keimanan? Sehingga iman yang kuat di dalam akan tercermin ke luar dari aplikasinya menjaga kebersihan dan kerapihan.

Enam, kalau kamu berangkat memakai kendaraan pribadi, dicek juga kelengkapan dan kesiapannya. Kalau naik kendaraan umum atau transportasi berbasis online. Maka siapkan juga ongkos (cash) atau buat lebih hemat kamu bisa menyiapkan transaksi cashless. Dicek juga baterai smartphone kamu sejak malam, atau siapkan power bank.

Tujuh, kamu juga mesti melihat ada berapa waktu shalat yang akan kamu lewati di luar rumah, kamu bisa siapkan pakaian shalat yang bersih atau mukena untuk dibawa. Jadi kapan pun waktu shalat datang, gak ada alasan pakaiannya kena najis atau tidak bawa mukena. Kalau kamu senantiasa terhubung dengan Allah (connected) maka kamu akan diperjalankannya dalam kebaikan dan keridhaan-Nya. Terakhir, rendah hatilah tebarkan senyum dan ramah pada sesama, maafkan orang yang pernah menyakitimu. Biarkan hari-hari indahmu ada di sepanjang hidupmu dengan penuh kesyukuran. Wallahu a’lam bisshawab.

Siap memulai hari lebih baik lagi?

Oleh: Saepuloh

Comments
Loading...