5 Niat yang Harus Dihindari Pencari Ilmu

Belajar adalah kewajiban setiap muslim. Proses belajar tentu diawali dari sebuah niat. Dari sanalah motivasi untuk mencari ilmu hadir. Oleh karenanya niat menjadi pondasi setiap aktivitas seorang muslim.

Sekian banyak amalan yang besar menjadi kecil nilainya karena niat dan sebaliknya amalan yang terlihat kecil tapi justru bisa menjadi besar nilainya lantaran niat yang dipasangnya. Karena itu niat bagi seorang mukmin lebih baik dari amalannya sendiri.

Lalu niat apa saja yang mesti dihindari para pencari ilmu?

Niat untuk berdebat
Foto: Mohamed Abdelgaffar.

Janganlah mencari ilmu dengan niat menggunakannya untuk berdebat dengan orang alim karena riya’ dan sum’ah. Jangan juga berniat untuk menimbulkan keraguan dengan mengalahkan argumentasi orang lain terutama yang kapasitas keilmuannya lebih rendah darimu.

Niat untuk berbangga diri

Menuntut ilmu juga bukan untuk kebanggaan diri dan untuk dibangga-banggakan. Orang yang berilmu punya peran dan tanggung jawab yang besar. Ilmu juga merupakan titipan dan amanah Allah yang harus diamalkan dan disebarluaskan.

Niat untuk mencari popularitas
Foto: Michael Morse.

Berniat mencari popularitas dengan ilmu yang kamu cari juga bukan jadi tujuan. Kamu harus berhati-hati dalam menata hati. Jangan sampai berniat mencari ilmu agar orang lain takjub dan mengelu-elukanmu atau agar orang lain mau berkhidmah kepadamu.

Niat mencari harta dan kedudukan

Jangan niat mencari ilmu untuk mencari harta dan kedudukan dengan mengalihkan perhatian orang awam kepadanya. Dengan iman dan ilmu Allah akan angkat derajat seseorang. Justru ilmu digunakan untuk kemanfaatan sebanyak-banyaknya.

Niat menarik perhatian agar terpandang

Mencari ilmu agar menjadi perhatian orang awam dan penguasa atau jadi kelompok terpandang juga mesti diwaspadai. Justru dengan ilmu, seseorang semakin rendah hati dan tidak sombong.

Foto: Energepic.com.

Nabi bersabda: Siapa yang mencari ilmu untuk berdebat dengan ulama (karena riya’ atau sum’ah) atau mendebat orang bodoh atau demi mengalihkan pandangan orang-orang padanya, Allah akan memasukkannya ke dalam neraka (HR. Tirmidzi).

Baca Lainnya
Komentar
Loading...