5 Macam Malu yang Mesti Kamu Miliki

Rasulullah Saw bersabda, “Malu adalah bagian dari iman”, (HR. Bukhari & Muslim). Jelas bahwa malu menjadi bagian dari tanda kesempurnaan imannya seseorang. Oleh karenanya malu mesti dimiliki dan dirawat oleh setiap pribadi muslim.

Malu adalah perasaan tidak enak, tidak nyaman, sakit, apabila melakukan sesuatu yang dinilai tidak wajar atau melakukan suatu keburukan atau kejahatan. Malu hanya ada pada manusia. Ia tak dikenal di dunia binatang. Itu sebabnya manusia yang tak mengenal kata malu tak ubahnya seperti binatang. Orang yang tak memiliki kepribadian malu ibarat mayat hidup yang berjalan.

Dengan adanya rasa malu seseorang terdorong untuk menghindari keburukan dan melakukan aneka kebajikan. Banyaknya kejahatan dan kriminalitas serta korupsi terjadi di negeri ini adalah akibat hilangnya rasa malu. Itu sebabnya Nabi bersabda, “Salah satu yang tersisa dari ajaran Nabi di masa lalu adalah kalau kamu tidak malu, maka lakukanlah sesukamu.” (HR. Bukhari).

Oleh karenanya penting buat kamu memelihara rasa malu. Berikut rasa malu yang semestinya kamu miliki:

Malu kepada Allah

Rasa malu ini akan mendorong kamu untuk senantiasa ingat pada-Nya. Dengan selalu berdzikir dan melaksanakan perintah-Nya. Kamu juga akan malu jika bermaksiat pada-Nya. Rasa ini mesti dipupuk dengan cara selalu merasa diawasi oleh Allah dalam kondisi apa pun dan di mana pun.

Malu kepada Rasulullah

Malu kepada Nabi sebagai orang yang paling banyak jasanya dalam hidupmu adalah hal wajar. Itu sebabnya kecintaanmu pada Nabi semestinya mengalahkan kecintaanmu pada orang lain termasuk pada diri sendiri. Jika kamu ingat perjuangan rasul dan kasih sayangnya, tentu akan mendorong kamu ingin meneladani dan mencontoh budi pekertinya serta melanjutkan perjuangannya.

Malu kepada Manusia

Malu kepada orang lain juga akan membuat kamu banyak mendapatkan keutamaan. Misalnya kamu malu pada orang tua, sehingga jadi anak yang berbakti dan membanggakan keduanya. Malu jika ingkar janji, malu jika terlambat, malu jika bertengkar dan lain sebagainya hingga malu untuk mempermalukan orang lain. Rasa malu yang dipupuk akan mendatangkan kebaikan dan menjauhkan dirimu dari kerugian di dunia dan akhirat.

Malu kepada Diri Sendiri

Malu kepada diri sendiri ini diperoleh karena adanya kesadaran dan penghargaan yang tinggi terhadap dirimu. Jika kamu menganggap mahal dirimu, tentu kamu tidak akan bertindak murahan. Kamu malu jika berkata kasar, malu jika membuang sampah sembarangan, malu jika mengingkari tekad yang dibuat sendiri, malu jika menyerah sebelum berjuang dan lain sebagainya.

Malu kepada Bangsa dan Negara

Rasa malu kepada bangsa dan negara juga mesti dihadirkan sebagai warga negara yang cinta pada tanah airnya. Jangan sampai tindak tanduk kita merusak nama baik Indonesia baik di dalam negeri maupun di kancah internasional. Dengan adanya rasa malu ini, kamu akan berjuang lebih keras demi mengabdi pada bangsa dan tanah air. Kamu malu jika tidak lebih mementingkan kepentingan bangsa dan negara ketimbang kepentingan dirimu sendiri.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...