5 Cara Mempersiapkan Bujet Pernikahan

Salah satu kesunnahan dalam menikah adalah mengadakan walimah atau resepsi pernikahan. Bagi yang mampu, minimal ia bisa menyembelih kambing untuk disajikan kepada tamu undangan. Namun bagi yang tidak mampu bisa menjamunya sesuai kemampuan.

Namun akibat tuntutan zaman, walimah pun sering kali menjadi “ritual wajib” yang menghabiskan dana yang tak sedikit. Tak jarang karena tak diperhitungkan secara matang atau terdorong gengsi dan pamor sementara menyebabkan hutang menumpuk. Lalu bagaimana cara mempersiapkan bujet resepsi pernikahan yang bikin hati tenteram?

Pertama, tentukan bujet pernikahan
Foto: turkmenportal.com.

Bagi yang masih lajang, kamu bisa memasang target berapa biaya resepsi untuk pernikahanmu nanti. Kamu bisa coba untuk menghitung hal-hal terkait. Misalnya, mulai dari berapa tamu undangan, diadakan di mana, kapan waktunya, siang atau malam, weekday atau weekend karena itu bisa mempengaruhi bujet. Misalnya kamu sudah tentukan bujet 30 juta baik itu untuk acara pre wedding seperti pengajian, acara wedding yakni akad dan resepsi hingga pasca wedding seperti liburan setelah menikah untuk bulan madu. Namun ini tidaklah wajib, kamu mesti melihat kemampuan dan prioritas.

Kedua, tentukan fokus komponen resepsi pernikahan
Foto: bridestory.com.

Resepsi pernikahan memiliki beberapa komponen seperti tempat atau gedung resepsi, makanan atau katering, undangan dan souvenir, make up dan baju pengantin, dekorasi, transportasi dan lain sebagainya. Kamu mesti fokus untuk mengeluarkan bujet di salah satu komponen tersebut. Dengan begitu maka bujet yang direncanakan tidak akan sampai over budget. Jadi kamu harus cerdas mengukur diri dan menetapkan prioritas. Misalnya kamu fokus di katering atau makanan resepsi. Karena dalam walimah inilah biasanya yang terpenting.

Ketiga, mulai menabung
Foto: marketwatch.com.

Dengan sudah menentukan bujet pernikahan yang dibutuhkan, kamu bisa mulai menabung dan jadi prioritas pengeluaranmu. Oleh karenanya, mulai sekarang tentukan berapa % dari penghasilan kamu untuk biaya pernikahan. Misalnya target 30 juta dalam 5 tahun, maka dalam setahun kamu bisa menabung 6 juta rupiah. Yang berarti 500 ribu/bulan. Untuk hal ini, setiap orang bisa berbeda-beda tergantung kemampuan dan rencana kapan dia akan menikah. So, persiapkan ya guys!. Ini bisa meringankan beban orang tua dan calon mertua loh.

Keempat, fokus dan disiplin
Foto: asiacommerce.id.

Bujet yang kamu sudah tentukan harus fokus. Sesuaikan dengan kebutuhan pernikahan jangan sesuaikan dengan gaya pernikahan yang bikin anggaran pernikahan terus membengkak. Kamu juga harus disiplin untuk menabung dan mempersiapkan pernikahan yang akan kamu jalani. Meski belum ada calon, tentu persiapan semacam ini dalam menikah penting dilakukan. Di samping mengukur diri dan melatih fokusmu, hal tersebut juga bagian dari ikhtiar untuk menikah.

Kelima, berdoa
Foto: islam-today.co.uk.

Doa adalah cara yang tidak boleh ditinggalkan dalam hal apapun. Dengan berdoa kita memohon kepada Allah agar melancarkan rencana pernikahan serta melindungi dari aneka keburukan dan kejahatan. Berdoa juga menjadi bukti atas kelemahan seorang manusia yang tak memiliki daya dan upaya apapun. Tetaplah pula berdoa pada Allah dibimbing untuk menempuh jalan terbaik untuk mendekat pada-Nya melalui pernikahan.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...